Pemerintah menyerukan evakuasi langsung warga negara Indonesia di atas Putri Berlian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua DPR Rahmat Gobel mengatakan bahwa tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian dalam menangani kasus virus korona, pemerintah harus segera mengevakuasi 78 warga negara Indonesia (WNI) dari awak Princess Diamond Cruises – –Rahmat Gobert mengatakan bahwa dia sangat mendukung prinsip-prinsip pencegahan yang diterapkan oleh pemerintah.

Namun, di sisi lain, keselamatan evakuasi kru segera dalam keadaan sehat juga harus menjadi prioritas utama pemerintah. : Selain Barcelona dan Manchester United, Timo Werner menunggu tawaran Liverpool

Baca: Seorang pekerja migran Indonesia di Taipei dinyatakan sebagai virus korona positif

Baca: Isi dengan pajak penghasilan tahunan segera Untuk formulir deklarasi, silakan merujuk ke proses di sini, buka hingga 31 Maret 2020-karena jika proses evakuasi panjang dan tidak pasti, itu dapat diekspos.

“Jika ini masalahnya, biaya semua ini akan sangat meningkat. Karena kerugian itu bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga beban psikologis yang lebih besar,” kata Rahmat Gobert. Pernyataan tertulis, Kamis (27 Februari, 2020).

Rachmat meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk menghindari hukuman karena pelanggaran, dan tidak ada rencana yang jelas untuk memulangkan warga negara Indonesia. lokal. Dia mengatakan: “Negara-negara lain seperti Filipina dan India telah mengevakuasi semua warganya hari ini, masing-masing melakukan evakuasi 477 dan 132. Indonesia, negara asal ketiga untuk kru, belum mengajukan jadwal evakuasi.” Ketakutan akan keraguan pemerintah akan membuat para kru khawatir tentang kesehatan dan keselamatan mereka. Karena itu, pemerintah harus segera memberikan konfirmasi evakuasi dengan standar operasi yang jelas, aman dan terjamin.

“Perubahan keputusan pemerintah akan membuat masyarakat, terutama keluarga kru, khawatir dan tidak pasti. Tidak peduli apa situasinya, 78 orang adalah warga negara yang harus diselamatkan,” katanya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *