Menghadapi era yang terus berubah, koperasi Indonesia harus bertransformasi ke digital

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 menuntut koperasi Indonesia bertransformasi seiring perubahan zaman. Koperasi saat ini menghadapi perkembangan teknologi digital.

“Kenapa koperasi bisa bertahan dan hidup dalam kehidupan masyarakat, karena koperasi bisa beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategisnya. Kami dipaksa oleh pandemi beradaptasi lebih cepat dan bertahap,” kata Raleigh, Selasa (6/1). / 10) / 2020).

Baca: Selain Pekerjaan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Presiden juga akan menunjuk Wakil Menteri Koperasi-jasa transformasi Koperasi Digital bertujuan untuk memberikan layanan kepada anggota dan menjalin kontak dengan mitra bisnis.

Menurutnya, layanan digital menjadi satu-satunya cara bagi Anda untuk membangun koperasi yang kuat dan kompetitif. Karakter sewa yang berbeda. Ia mengatakan: “Anggota gi harus dapat mewakili tingkat partisipasi anggotanya.” Meskipun upaya ini tidak mudah dilaksanakan, karena kondisi anggota sangat bervariasi antara koperasi dan daerah. -Menurutnya, dengan memimpin transformasi digital dan inovasi dalam lingkungan kolaboratif, pemerintah dapat menjadi bagian penting dari sejarah.

“Dulu rapat seperti ini tidak mungkin. Sekarang, menggunakan youtube untuk memperbesar rapat itu sangat sederhana. Singkatnya, koperasi harus serius hidup di lingkungan yang berubah dengan cepat. Transformasi digital harus dilakukan seperti ini, tidak seperti ini. Inovasi sangat penting Ia menambahkan, koperasi harus menjadi bagian penting dari sejarah.

KemenkopUKM akan memenuhi tuntutan dan dukungan koperasi, terutama dalam hal undang-undang penciptaan lapangan kerja. Koperasi termasuk dalam klaster UMKM dan bertanggung jawab untuk ikut serta dalam kegiatan revitalisasi kegiatan kemasyarakatan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *