Pelaksanaan rencana PEN baru 36,6%

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila lapor Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan selesainya Economic Recovery Plan (PEN) 254 negara, 4 triliun rupiah atau 36,6 rupiah, Jumat (18/9/2020). Menteri Koordinator Bidang Koordinasi Jakarta Ellanga mengatakan: “Pembayaran anggaran PEN dipercepat.” Dijelaskan pencapaiannya meningkat 2,5% dalam seminggu, dari 34,1% menjadi 36,6%.

Baca: Menteri Koordinator Airlanga: Prakiraan Pertumbuhan Ekonomi 2020 minus 1,1%

Ketua COVID-19 dan Panitia Manajemen PEN juga menjelaskan capaian lapangan kerja kesehatan mencapai Rp 18,45 triliun, terhitung 33,47% dari pagu 87,55 triliun rupiah, jaminan sosial mencapai 134,4 triliun rupiah, terhitung sebesar 203,9 triliun rupiah atau 49,26 57,49% dari insentif perdagangan sebesar 22,23 triliun rupiah. Rs (18,43%) dan UMKM mendukung 58,74 crore (41,34%).

Meski belum melesat ke kecepatan tertinggi, Menteri Koordinator Airlangga optimistis PEN bisa mencapai 100% dalam satu tahun pada akhir 2010. Pada tahun 2020 yaitu Rp 84,02 miliar untuk kesehatan, Rp 24,201 miliar untuk jaminan sosial, Rp 71,54 miliar untuk sektor / pemerintah daerah, Rp 128,05 miliar untuk UMKM, Rp 49,05 miliar untuk pembiayaan perusahaan, dan insentif komersial (Rp 120,61 triliun) Dia menambahkan, program guru honorer sebesar 1,8 juta akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan kebijakan subsidi gaji akan diberlakukan. ”Selama ini Rp 300.000 telah dibayarkan melalui BPJS TK, dan sisanya akan dibayar oleh BPJS. Dibayar TK. Ellanga menyimpulkan bahwa itu dipromosikan lagi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *