Pengamat INDEF menyatakan bahwa hasil survei menyatakan bahwa situasi ekonomi saat ini buruk: masyarakat memiliki hak untuk mengekspresikan pendapatnya

Reporter Tribunnews melaporkan bahwa Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, ekonom Jakarta-INDEF Bhima Yudhistira menilai hak masyarakat untuk “ menyatakan pendapat ” tentang situasi ekonomi saat ini dalam pandemi virus Corona (Indonesia) Covid-19) . – Dia mengatakan bahwa sebagian besar hasil survei dari badan survei tanah adalah tentang respon masyarakat terhadap ekonomi nasional, yang dianggap sebagai hal yang wajar.

“Sejauh menyangkut penyelidikan, masyarakat memiliki hak untuk mempertimbangkan bahwa situasi ekonomi saat ini benar-benar buruk.” Di Tribunnews, Senin (6/8/2020) siang.

Baca: Ekonom INDEF: Penguatan rupiah Indonesia bersifat sementara dan dapat dengan mudah diperbaiki

ia menambahkan bahwa data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi negara pada kuartal pertama lemah.

Bihama juga meramalkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua akan semakin melambat.

“Pada kuartal kedua, bahkan meningkat (mungkin juga negatif),” Bihama menjelaskan. — Baca: Terima reorganisasi mata uang Jika Anda menjadi presiden, ekonom INDEF ini akan bertemu Luhut (Luhut): pertahankan Bubarin Aja

Selain itu, tanda menilai situasi ekonomi negara saat ini sedang tenggelam : Terjadinya pasang karena dampak pandemi ini, persentase yang tinggi dari penghentian kerja (PHK). -Selain itu, banyak karyawan dipaksa untuk “memecat” tanpa dibayar atau dibayar. Bihima berkata: “Lalu PHK memengaruhi lebih dari 2 juta orang, tidak termasuk mereka yang diberhentikan tanpa dibayar.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *