Selama periode PSBB, pendapatan dari jalan tol Vasquita turun 40% menjadi 80%

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Karena prevalensi virus korona, pendapatan tol (HPT) Jalan Tol Vasquita (WTR) telah menurun.

Herwidiakto, chief executive officer dari jalan tol Vasquita, mengungkapkan bahwa menurut database perusahaan, kondisi lalu lintas harian rata-rata (LHR) jalan tol rata-rata telah menurun pada 25 Mei 2020.

Selama periode PSBB, penurunannya antara 40% dan 80%. Dia mengatakan kepada kontan.co.id pada hari Rabu, “Pada hari normal, akhir pekan turun menjadi 62,3%.” Kemudian, di bagian Pejagan-Pemalang pada hari kerja, turun sebesar 51,56%. Pada saat yang sama, selama akhir pekan, penurunan bahkan lebih besar, mencapai 68,91%.

Selain itu, jalan tol Pematang-Batang menurun 51,03% dalam satu minggu dan 68,15% di akhir pekan.

Baca: Bangkai bayi yang ditemukan di jalan tol Jagorawi awalnya dianggap bangkai hewan- -Baca: Jelajahi potensi inovasi dan metode pembelajaran selama pandemi Covid-19

Baca: Leoné Rekor luar biasa Lionel Messi diremehkan – diikuti oleh penurunan fatalitas kedua terbesar di Pasuruan-Probolinggo, penurunan 57,46% pada hari-hari normal dan penurunan 72,99% pada akhir pekan.

Anak perusahaan jalan tol Ciawi-Sukabumi anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) juga turun 36,02% selama periode tersebut dan 63,24% pada akhir pekan dan akhir pekan.

Penurunan terbesar adalah jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, yang berkurang sebesar 74,78% pada hari kerja. Akhir pekan ini, PSBB mencatat penurunan 82,37%.

Karena itu, HPT WTR dari setiap jalan tol juga menurun. Pada 25 Mei 2020, rasio HPT antara waktu standar dan PSBB hari kerja telah menurun 49,2%, dari Rs 31,5 miliar menjadi Rs 1,6 miliar. 3,68 miliar rupiah menjadi 1,25 miliar rupiah. (KONTAN / Sugeng Adji Soenarso)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *