Para pengamat mengatakan pemerintah memberikan kelonggaran tarif untuk logistik dan transportasi

Laporan reporter Tribunnews.com, Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah memberikan insentif logistik dan transportasi dengan menyesuaikan tarif pajak tol Cipularang dan Padaleaunyi yang berasal dari WIB akan berlaku mulai Jumat (9/05/2020) 00:00. Pengamat tata kota Yayat Supriyatna berterima kasih atas insentif ini, karena tol Cipularang dan Padaleunyi merupakan jalur keluar yang strategis. “Di Barat, sekitar 60% likuiditas ekspor menggunakan jalan tol,” kata Yayat, Selasa (1/9/2020).

Baca: Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Dinaikan Sejak 5 September, Berikut Detail Informasinya

Penyesuaian Tarif Jalan Tol sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 (UU), Pasal 48 Ayat 3 Ketentuan mengenai jalan tol juga termasuk dalam ketentuan Pasal 68 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005. Sesuai dengan perubahan ketiga atas PP No. 15 tahun 2005, PP No. 30 tahun 2017 telah mengalami beberapa kali perubahan. -Menurut peraturan, penilaian dan penyesuaian tarif dipungut setiap dua tahun, tergantung pada dampak inflasi. Ruas Cipularang-Padaleunyi merupakan jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung dan sekitarnya (seperti Jakarta-Cikampek, Soreang-Pasir Koja dan Cikampek-Palimanan). Dengan berkembangnya kawasan sekitar Bandung, jalan tol ini telah menjadi motor penggerak perekonomian untuk mendukung percepatan pergerakan logistik dan arus manusia, mendukung perekonomian daerah dan properti, kawasan industri, serta merupakan jalur wisata yang mendukung pengembangan pusat pariwisata, kuliner dan bisnis. . — Selain itu, keberadaan jalan tol Cipularang dan Padaleunyi dapat mempersingkat waktu tempuh Jakarta (Cawang) ke Bandung (Pasteur) sekitar 2 jam, yaitu sekitar 2 hingga 2,5 jam lebih cepat dari jalan raya nasional (gratis). Berlangsung 4-4,5 jam.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol Cipularang dan Padaleunyi. Premis peningkatan pelayanan adalah keselamatan, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol.

Kepala Tim Corporate Communication and Community Development Jasa Marga Dwimawan Heru menambahkan bahwa penyesuaian tarif merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan investasi yang baik bagi perusahaan tol. — “Hal ini tentunya akan menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap masa depan industri jalan tol di Indonesia. Sebagai BUMN, Jasa Marga juga akan memberikan pemegang saham mayoritas Jasa Marga Bunga 70% itu akan menguntungkan pemerintah Indonesia. ”Heru-Berikut rincian tarif tol terakhir di Cipularang sepanjang 56,1 km: Target I: Rp 42.500, semula Rp 39.500, -Gol II: Rp 71.500, Harga Asli Rp 59.500, -Gol III: Rp 71500, Harga Asli Rp 79.500, -Gol IV: Rp.103.500, Harga Asli Rp 99.500, -Gol V: Rp.103500, Harga Asli Rp.119.000,

– Tol Padaleunyi sepanjang 35,15 Km: Gol I: Rp. 10.000, -Mula Rp.9.000, -Gol II: Rp17.500, -Rp15.000, -Gol III: Rp17.500, Rp17.500, -Gol IV: Rp23.500 dari Rp.21.500, -Gol V: Rp. 23.500 Harga asli Rp 26.000

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *