Menteri BUMN meminta KAI memprediksi perubahan sosial selama pandemi Covid-19

Reporter Jakarta Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) memprediksi Covid-19 Potensi perubahan sosial selama epidemi. — Hal tersebut disampaikannya pada Rabu (17/6/2020) pada acara peresmian stasiun terpadu di Stasiun Juanda-Stasiun Pasar Senen-Stasiun Tanah Abang-Stasiun Sudirman Jakarta.

“Saya rasa kita harus berterima kasih kepada ketua (Didiek Hartantyo) secara khusus. Kereta ini seperti pertemuan pertama saya. Saya meninggalkan tiga hal,” kata Eric.

Baca: Anggota Panitia Ketujuh DPR merekomendasikan agar Gerakan Pembebasan Rakyat dibagi menjadi beberapa BUMN

Baca: Erick Thohir didesak untuk menghadapi tekanan dari semua pihak untuk direorganisasi BUMN Gangguan. -Mantan Ketua Inasgoc ini menekankan tiga hal, antara lain penerapan perjanjian sanitasi yang tegas, kedua sanitasi, dan ketiga, membaca dinamika sosial. Kit satu akan membangun TOD (pembangunan berorientasi transportasi) dan harus diubah. Katanya: “Jangan sampai telat seperti pemadam kebakaran. Itu baru dimulai saat terjadi kecelakaan. Yang penting sekarang.”

Kita tahu bahwa Pemprov DKI, Dinas BUMN dan Kementerian Perhubungan sudah membangun empat terintegrasi Stasiun tersebut antara lain Stasiun Juanda, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Sudirman.

Selain itu, rencana pembangunan juga akan memasukkan empat (4) stasiun lagi, yakni Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia, dan Stasiun Palmera.

Gubernur DKI Jakarta Annes Basvedan ( Anies Baswedan) mengusulkan penambahan stasiun, stasiun Kota Tua, yang akan dimasukkan dalam rencana perencanaan selanjutnya. “Ke depan diharapkan empat stasiun lagi. Yang baru Manggarai, Tebet, Gondangdia, dan Palmerah. Kalau bisa tambah stasiun lagi, Kota Tua. Jadi ada lima stasiun,” kata Annis di saat bersamaan .– – Pemprov DKI juga sedang mengembangkan kawasan stasiun Kotatua, sehingga jika usulan disetujui, sebenarnya bisa direalisasikan dengan sarana transportasi terintegrasi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *