BPKH: $ 600 juta dana pengelolaan yang tidak terkait dengan pembatalan Korea Utara yang dikelola pada tahun 2020

Laporan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) reporter-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Pengelola Keuangan Korea Utara (BPKH) melakukan klarifikasi 600 juta dolar AS tentang Dana Korea Utara, yang akan Berkontribusi memperkuat rupee. – — Menurut keterangan tertulis Kementerian Komunikasi dan Humas BPKH bahwa DPRK Ha akan dibatalkan pada tahun 2020, dana BPKH sebesar US $ 600 juta dapat digunakan untuk memperkuat rupee, yaitu pada Mei 2020 Diumumkan secara online pada Konferensi Kitab Suci Halal Internal Bank Indonesia yang diadakan pada tanggal 26. Abimanyu mengucapkan selamat Idul Fitri 1441 H dan memberikan informasi terkini tentang dana di Korea Utara, termasuk dana kelolaan, investasi dan dana devisa, serta kerjasama antara BI dan BPKH di kantor Bidakara, pengelolaan mata uang dan Rencana hidup nontunai Chaoj dan Umrah. Di depan Gubernur dan Letnan Gubernur BI.

“Pernyataan yang dikeluarkan kembali oleh sebuah media online telah dirilis, memberi kesan bahwa kami mendengar menteri tersebut mencabut Korut 2020 di sana. Agama pada 2 Juni 2020”, tulis Tribunnews Pernyataan resmi BPKH tersebut diterima .com pada Rabu (6/3/2020).

Baca: Surat Pemberhentian Terbit Larut Malam, Pilot Elang Indonesia 181 Hilang Kontrak Pekerjaan

BPKH juga membantah bahwa pada Rabu (2/6/2020) kemarin, Ketua BPKH Anggito Abimanyu Membatalkan DPRK 2020 Ha membuat pernyataan, terutama tentang pendanaan $ 600 juta. -Membaca: Setahun setelah kejadian, janda empat anak itu terungkap sepasang suami istri- “Pada 2 Juni 2020, penanggung jawab BP-BPKH tidak mengeluarkan pernyataan apapun terkait pembatalan ‘Haji 2020’, selengkapnya Tak usah dikatakan dana $ 600 juta ini. ”Pernyataannya sebagai berikut: -Baca: Lion Air Group berhenti terbang, biaya uji PCR lebih mahal dari tiket-BPKH menyatakan dana tersebut disimpan di rekening BPKH, jika tidak digunakan untuk pengelolaan haji ibada haji , Akan dikonversi ke rupee dan dikelola oleh BPKH.

Baca: Omeli PLN Resmi: Token Listrik Rp 1 Juta dalam 2 Hari: Lari, Ini, Snap Mulu. . .

Dana penukaran rupee sendiri akan tetap disediakan di rekening BPKH yang aman dan digunakan untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji.

Pimpinan BPKH Anggito Abimanyu mengatakan bahwa pada bulan Mei, total nilai dana yang dikelola oleh seluruh jemaah haji akan melebihi Rp135 triliun.Pada tahun 2020, bentuk rupee dan devisa akan dikelola secara profesional dalam sarana Islami yang aman dan lancar.

Seperti kita ketahui bersama, pemerintah melalui Kementerian Agama akhirnya memutuskan untuk tidak mengirimkan jemaah haji Indonesia tahun ini. — Fahrul berkata: “Pemerintah telah memutuskan untuk tidak mengirim jemaah haji pada kalender 1441 Hijriah atau pada tahun 2020 M.

Keputusan ini diambil ketika pemerintah Arab Saudi tidak membuka negara manapun untuk menyelenggarakan ibadah haji. Akibat pandemi corona, pemerintah Arab Saudi tetap melarang masuk Korea Utara dan umrah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *