Pidato Sandiaga: Menyesuaikan model bisnis dan menjalin kemitraan bisnis untuk bertahan dari pandemi

Reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat terjadi pandemi, pengusaha harus bisa menyesuaikan model bisnisnya dan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Pengusaha nasional Sandiaga Uno mengaku bingung dengan perubahan perilaku konsumen saat pandemi dimulai.

Namun setelah itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta berhasil menyesuaikan modelnya

Menurut Sandy, dalam kondisi Covid saat ini, dalam 19 pandemi, ada empat kekuatan yang bisa digunakan dalam berbisnis. Dunia bergema.

“Keempat hal tersebut adalah pencapaian atau tujuan, stimulus, arah atau tujuan, dan keselamatan perusahaan,” kata Sandiaga Uno dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Baca: Sandi merekomendasikan ribuan Generasi baru memanfaatkan dunia digital untuk menciptakan peluang bisnis.Menurutnya, jika semua tujuan itu ingin dicapai, apapun bisnisnya pasti akan sangat maju.

Ans dari Partai Gerindra di kalangan bisnis dan politik mengatakan bahwa di Kamrussamad di era digital ini, wirausahawan muda harus mampu beradaptasi.

Baca: Start-up yang digagas Sandiaga Uno bekerjasama dengan Kibif — menjaga suplai daging nasional — salah satunya menjalin kemitraan dengan organisasi atau komunitas seperti asosiasi industri kreatif.

“Sangat penting menjalin kemitraan dengan masyarakat yang berbasis industri kreatif, agar produk wirausaha bisa laku dengan baik.” -Kamrussamad mengatakan tantangan bisnis saat ini memang lebih tinggi dari pada umumnya dan para pelaku bisnis.

Langsung keluar dari pemikiran dan manfaatkan sepenuhnya teknologi online agar bisnis kita bisa terus beroperasi tanpa akhirnya merugi, “ucapnya. Merangkak.

” Intinya kita terus berharap bisa belajar, meneliti dan bisa melihat Untuk trend dan mempersepsikan trend masa depan, ”ujarnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *