Usaha kecil menengah memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan BUMN

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyatakan bahwa pemerintah (dalam hal ini Kementerian BUMN) sedang memberikan ruang bagi peserta mikro, kecil, dan kecil. Badan Usaha (UMKM) menjadi pemasok atau penjual BUMN.

Panggilan Tiko menjelaskan bahwa pertemuan antara BUMN dan UMKM ini didorong oleh platform digital UMKM yang bertujuan untuk mempermudah akses pasar UMKM. BUMN yang memiliki pembelian sekitar Rs 18,52 miliar, yaitu Capex dan Opex akan diberikan kepada peserta UMKM. Kami akan mulai transaksinya pada Agustus, ‚ÄĚkata Indef dalam seminar virtual yang digelar di Jakarta, Selasa 28/7 untuk 2020. DPR meminta agar Panitia Penanganan Covid-19 ditambahkan ke tim UMKM-Wakil Menteri BUMN berharap, Peserta UMKM lokal yang telah tersertifikasi dan terdaftar di Direktori Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dapat menjadi pemasok BUMN yang diutamakan. Misalnya catering, seragam, berbagai produk penunjang di bidang manufaktur. Kami berharap ini bisa menjadi katalisator permintaan baru, ” Kata Tiko. .

Sebelumnya, Roni Dwi Susanto, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Umum (LKPP) menjelaskan bahwa sesuai Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang / Jasa Publik, berbagai kementerian dan lembaga harus membeli produk dalam negeri. . Dengan begitu, Perpres wajib memprioritaskan usaha kecil.

“Setiap orang harus membeli produk dalam negeri (jika ada). Selama produk dalam negeri tidak mencukupi atau tidak tersedia, mereka bisa mengimpor spesifikasi standar. Kedua, sediakan cadangan untuk usaha kecil. Rata-rata akan mendapat semacam Kata Ni.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *