Raden Pardede: Mengundang investor, pemerintah juga peduli lingkungan

Laporan Tribunnews.com reporter Sanusi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 Management and National Economic Recovery Committee (PEN) Laden Pardede (Laden Pardede) Sekretaris Eksekutif I mengatakan bahwa pemerintah sangat peduli terhadap lingkungan Pengembangan berkelanjutan. -Menurutnya, selain mengundang investasi masuk ke Indonesia melalui penyusunan RUU rekayasa, pemerintah juga memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan.

Ini juga bertentangan dengan pandangan beberapa orang. Pemerintah tidak peduli dengan dampak lingkungan dan akan menghapus analisis dampak lingkungan (amdal) melalui undang-undang yang komprehensif tentang penciptaan lapangan kerja. Raden Pardede mengatakan kepada Kementerian Perekonomian, Senin (10 Oktober 2020). — Bacaan: Pandemi Covid-19 mengubah paradigma investor terkait strategi penggalangan dana – Raden Pardede Jelaskan bahwa investasi di Indonesia ditujukan untuk memulihkan perekonomian dan meningkatkan perekonomian, memberikan kesempatan kerja yang terbuka bagi masyarakat.

Oleh karena itu, tidak perlu ribet menarik investasi dari Indonesia untuk menarik investor.

“Tentang Amdal, asalkan miliknya Investasi menimbulkan risiko tinggi bagi lingkungan, katanya: “Penelitian khusus harus dilakukan untuk menghindari kerusakan lingkungan, dan harus ada amdal.” Raden Pardede juga menjelaskan bahwa jika investasi tidak berisiko merusak lingkungan, maka tidak perlu ada kajian dampak lingkungan. Naik.

“Pemerintah akan memilih investasi mana yang akan membawa risiko dan apakah akan menimbulkan risiko tinggi bagi lingkungan. Jika tidak ada risiko, tidak perlu melakukan analisis dampak lingkungan.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *