Lion Air telah memberhentikan 2.600 karyawan dan memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak untuk menolak berhenti bekerja

TRIBUNNEWS.COM-Lion Air Group memutuskan memberhentikan 2.600 karyawan setelah pandemi Covid-19. Layoffs). – Hal tersebut disampaikannya dalam video yang diunggah ke kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (7/7/2020). -Da Nang menyatakan Total sekitar 2.600 karyawan di-PHK. – -Baca: Lion Air Group Putuskan Kurangi Besaran Covid-19

Baca: Lion Air Group Sediakan Layanan Rapid Test Covid-19 dengan Harga Rp 95.000– –Baca: Perlu diketahui bahwa Lion Air Group telah memperbarui persyaratan wajib penumpang untuk penerbangan domestik – jumlah total karyawan Lion Air Group telah mencapai sekitar 29.000.

“Lion Air Group telah mengumumkan akan memberhentikan sekitar 2.600 orang dari total 29.000 karyawan.” Da Nang menegaskan bahwa Lion Air Groupe tidak memiliki PHK.

PHK Ini bermasalah, yaitu tidak diperpanjangnya pekerja kontrak.

“Pengurangan itu didasarkan pada ‘kontrak kerja sudah habis dan belum diperpanjang,’ jelas Danang. -Baca: 7 Maskapai Ditolak Kartel Tiket Lion Group-Baca: Lion Air Group Tentang Putusan KPPU Pelanggaran Persaingan Dagang Balas-Baca: Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan Saat Boarding Lion Air Penerbangan Internasional-Menolak Hentikan Operasi

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *