Instruksi Tokopedia tentang penerbitan gratis sertifikat Corona

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Baru-baru ini, foto tanpa mahkota atau sertifikat Covid-19 dijual di platform e-commerce, salah satunya adalah pasar Tokopedia. — Menanggapi insiden ini, Tokopedia menyatakan bahwa ia bekerja keras untuk memastikan bahwa berbagai produk yang dijual di platform kami mematuhi peraturan yang berlaku terkait dengan relevansi jenis produk, harga, judul, dan deskripsi. Jika penjual melanggar peraturan, Tokopedia menyatakan bahwa ia memiliki hak untuk memeriksa prosedur, menunda atau mengurangi konten dan tindakan lainnya. Kepala Pejabat Komunikasi Eksternal Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi ke Jakarta pada hari Kamis: “Saat ini, kami telah memproses produk dan / atau toko yang terlibat sesuai dengan prosedur (14/5/2020) .

Baca: Bagaimana kontribusi BPJS terhadap kesehatan dapat ditingkatkan lebih lanjut? Pengusaha mengaku, terutama di masyarakat. Dia terus mengatakan bahwa pasar Tokopedia adalah konten yang dibuat pengguna (UGC).

Baca: Lebaran, kendaraan yang memasuki area istirahat akan dibatasi, Istirahat hingga 30 menit- “Semua pihak dapat mengunggah produk secara mandiri ke Tokopedia. UGC sangat berguna, tetapi kita juga harus mengambil tindakan positif untuk menjaga standar dan hukum yang berlaku, “katanya.

Baca: Sejak awal, saya memperkirakan bahwa pemerintah akan berselancar, dan putusan Mahkamah Agung menentang aturan baru ….. Selain itu, partainya juga mendesak masyarakat untuk melaporkan produk yang melanggar syarat dan ketentuan Tokopedia dan / atau undang-undang yang berlaku untuk Indonesia langsung dari fungsi pelaporan di setiap halaman produk .

“Respons terhadap saat ini Tokopedia juga bersimpati dengan masalah kesehatan global dan mendesak masyarakat Indonesia untuk selalu tetap sehat dan bersih. “

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *