Kementerian Tenaga Kerja merancang BLK hibrida di tengah pandemi Covid-19

Laporan wartawan Tribunnews.com Larasati Dyah Utami-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini sedang merancang pusat pelatihan kejuruan (BLK) online dan tatap muka (offline). -Hal ini disampaikan Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziah usai penandatanganan perjanjian kerja sama masyarakat BLK 2020.

Baca: 100 organisasi dan Kementerian Tenaga Kerja telah menandatangani komunitas PKS BLK, silahkan merujuk ke 24 Pelatihan Vokasi

Ada Selasa (8 April 2020) Kantor Kemenak di Jakarta mengatakan: “Pelatihan (hybrid training) yang kami rancang ini tidak bermoral, jadi menggabungkan metode online dan offline.”

Mencegah AIDS Penyebaran virus, kata dia, memang perlu dilakukan oleh Covid-19. — “Suka atau tidak suka, karena kita harus diasingkan secara fisik, suka atau tidak suka, jumlah peserta dibatasi dan harus campuran pelatihan.” Katanya. Protokol kesehatan, meskipun dalam BLK Komunitas. “Ini dilakukan oleh teman-teman saya di BLK Komunitas. Karena komunitasnya kecil, hanya 16 orang yang mengikuti pelatihan,” kata Ada- “Prinsipnya dia melobi untuk prosedur kesehatan, tapi yang dia promosikan adalah “Soal tata tertib sanitasi,” ujarnya.

Usai menandatangani kesepakatan hari ini, Ida mengatakan kementeriannya telah bekerja sama dengan banyak partai politik — baca: Menaker Ida tanya ke Disnaker kabupaten Memperkuat proses pembahasan “Ciptaker Act” -dia mengatakan sudah melakukannya sejak 2019, dan akan terus bekerjasama dengan berbagai industri, bank, universitas dan United States Agency for International Development (USAID). Kami sedang membangun jaringan yang cocok untuk daerah masing-masing untuk teman-teman di komunitas BLK, ini adalah jalan kami dan sedang berkembang untuk itu. “Dia berkata.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *