Generasi milenial harus bisa memanfaatkan peluang bisnis saat pandemi Covid-19

Desak TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Di tengah pandemi Covid-19, generasi muda atau milenial harus memanfaatkan peluang bisnis.

Karena sekarang banyak upaya dapat dilakukan sesuai dengan aturan tangga pembatasan sosial besar (PSBB).

Baca: Dikhawatirkan mesin aneh itu malah bisa menggerakkan perkembangan ekonomi warga, DPRD DKI minta Kadishub menjelaskan pekan depan – pernyataan itu disampaikan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno. Sandiaga mengatakan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (6 Juni 2020): “Sahabat Pemuda telah memanfaatkan peluang pandemi ini. Ini berlaku bahkan di rumah sendiri.”

Menurut Indonesia Menurut mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) ini, pada masa epidemi, kebutuhan ekonomi penduduk bergantung pada kesehatan dan keselamatan, serta kebutuhan akan olah raga dan makanan siap makan.

Po ur Sandi, pandemi jangan sampai menjadi tidak produktif dan berhenti Alasan untuk bekerja.

Selain itu, masyarakat perlu bekerja keras untuk memanfaatkan teknologi yang ada.

“Aku peduli padamu. Ingatlah bahwa meskipun kita bekerja di rumah, itu tidak berarti bahwa kita tidak akan berhenti bekerja. Kita perlu mengajar secara efisien, tidak hanya untuk mengizinkan anak-anak kita bersekolah di rumah, tetapi juga bagaimana meningkatkan diri di rumah. Efisiensi kerja. Sandy mengatakan: “Ini peluang kita, ini akselerasi kita di era industri digital.

Promotor “Siap Pulang Kerja” memberikan perhatian khusus kepada kaum muda, karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah kaum muda.Selain itu, menurut data KADIN, sekitar 5 juta dan sekitar 8 juta menganggur, termasuk Dari sekian banyak UMKM yang terkena pandemi ini, kebanyakan adalah kaum milenial .- “Milenium ini adalah tulang punggung perekonomian kita. Mereka adalah generasi yang mengerikan, karena mereka penting untuk digitalisasi sebelum pandemi ini, dan milenium ini adalah garis pertahanan terakhir kita dalam pandemi ini. Generasi Y juga menjadi tulang punggung institusi medis dan tenaga medis. Ditata.

Baca: 5 makanan untuk dimakan saat musim panas tiba, termasuk sayuran hijau

“Sekitar 22 tahun yang lalu, saya pikir ini adalah bencana. Saya dipecat pada krisis tahun 1997. Hal ini menyebabkan Saya membuka bisnis konsultasi keuangan dan menemukan bahwa dari awal bisnis dengan kolega saya hingga proses tingkat tinggi dan tingkat rendah, kami sekarang telah menjadi salah satu perusahaan investasi aktif di Asia Tenggara, dengan 30.000 pekerjaan, “Sandy Mengatakan. Oleh karena itu, pendiri PT Saratoga Investama Sedaya berubah pikiran, mengambil hikmah dari wabah korona, dan memanfaatkannya untuk menciptakan lapangan kerja.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *