BPK menggelar pensiunan di Tapen dan Asabri, tapi gajinya menggunakan anggaran negara

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-BPK mengatakan, dalam hal pembayaran pensiun, peralatan sipil (ASN), TNI dan Polri memiliki masalah jangka panjang. Agung Firman Sampurna mengatakan sebagian dari gaji mereka dikumpulkan dengan mengumpulkan dana pensiun.

“Sebagian dana pensiun ini disimpan di Tuspen dan Asabri. Ternyata jumlah tersebut masuk APBN,” ujarnya. Dalam conference call pada hari Selasa, 21 Juli 2020. Ia mengatakan: “Karena pengelolaan dana pensiun sudah berlangsung bertahun-tahun, puluhan tahun. Kami bahkan menemukan kendala sejak 2016.” Bacaan: BPK: Ada lima kementerian dan lembaga yang menabung lebih sedikit di rekening pribadi-

— Pada saat yang sama, BPK mulai melakukan penyesuaian melalui pintu masuk reformasi pengelolaan dana pensiun tahun ini. — “Ada pintu masuk untuk perbaikan, dan perbaikan bukan hanya kesimpulan Argonne:“ Bahkan reformasi manajemen pensiun juga menjadi faktor penting. Kami mendorongnya untuk dijadikan pintu masuk, terutama untuk menyelesaikan masalah Givaslaya. . “

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *