Sri Mulyani (Sri Mulyani) menetapkan kriteria rekomendasi bank referee, dan United Bank of Japan (OJK) akan menerimanya selambat-lambatnya 5 hari.

Wartawan Tribunnews.com melaporkan di Jakarta, TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menandatangani kesepakatan bersama (SKB), termasuk identifikasi bank induk atau bank peserta. -Mengkoordinasikan dan memberikan informasi dalam rangka penetapan bank peserta, yaitu pertama Kementerian Keuangan menyampaikan kepada kantor badan hukum pemerintah permohonan informasi bank yang dapat menjadi bank peserta sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kedua, OJK akan menyampaikan informasi tentang bank yang telah memenuhi kriteria bank peserta kepada Kementerian Keuangan dalam waktu 5 hari kerja setelah persetujuan, dan Kementerian Keuangan juga akan mendapatkan persetujuan OJK. Menerima permintaan intelijen pemerintah Jepang , ”kata pernyataan bersama Kementerian Keuangan dan Pemerintah Jepang, Kamis (11 Juni 2020).

Baca: Erick Thohir Lantik Pejabat BIN ke Komisi Komisioner Antam

Ketiga, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menetapkan bank peserta berdasarkan informasi dan persetujuan OJK. Memberikan informasi dan penyediaan informasi dalam rangka pelaksanaan alokasi modal dan / atau perluasan alokasi modal dari bank peserta.

Baca: Jovi Smart Scene Smart App Bantu Pengguna Smartphone Tetap Sehat dan Sehat-Pertama, dalam rangka evaluasi proposal investasi dana bank peserta, Kementerian Keuangan akan mengajukan permohonan informasi proposal investasi bank peserta ke OJK. -Mencakup paling kurang empat unsur yaitu, peringkat pertama komposisi hasil evaluasi menurut robustness bank peserta dan / atau bank pelaksana. Surat berharga pemerintah yang diterbitkan oleh bank peserta dan / atau pihak ketiga dari bank yang beredar, sertifikat deposito bank Indonesia, sertifikat bank Indonesia, obligasi syariah bank Indonesia dan sertifikat Syariah.

Ketiga, data kredit yang terkait dengan reorganisasi atau pembiayaan bank dan bank pelaksana, serta data yang dikomunikasikan oleh bank peminjam kepada OJK, maksimum pokok pinjaman atau pembiayaan yang ditangguhkan adalah 6 bulan.

Keempat, informasi terbaru terkait kinerja bank peserta dan / atau bank pelaksana

“Union Bank of Japan akan menerima informasi yang diminta oleh Kementerian Keuangan dan data bank diterima oleh bank paling lambat 5 Informasi ini akan dikirim ke Kementerian Keuangan OJK dalam satu hari kerja, “lanjut pernyataan itu. — Selain itu, Kementerian Keuangan menyetujui atau menolak alokasi dana atau perpanjangan usulan alokasi dana dari bank peserta berdasarkan informasi OJK.

“Selain itu, Kementerian Keuangan akan memberikan informasi berikut dalam 5 hari kerja: dalam waktu 5 hari kerja, secara elektronik dan / atau surat kepada bank peserta yang bekerjasama dengan OJK, dan / atau memberikan pembayaran kepada OJK Jumlah, batas waktu dan tanggal setelmen dana bank peserta. Terbaru “, siaran pers berakhir.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *