Dengan proyek Tapera, kelas menengah bisa menyasar rumah di Bogor, Depok, dan Bekasi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 (

) tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Pemerintah akan menyediakan fasilitas tabungan perumahan bagi pekerja PNS, TNI / Porri atau pekerja swasta dan wiraswasta pada saat yang bersamaan.

Tapera berharap bisa menjadi solusi atas backlog 7,6 juta unit rumah. -Tapera akan menjadi cara jangka panjang untuk menyediakan biaya rendah dan biaya rendah. Pendanaan keberlanjutan, yaitu menyediakan dana untuk perumahan yang terjangkau dan perumahan yang layak huni, terutama untuk perumahan berpenghasilan rendah (.com menjelaskan bahwa keberadaan Tapera akan sangat membantu MBR, karena mereka dapat memiliki kesempatan untuk memiliki rumah. — Memang tidak semua MBR bisa mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank.

Bagi yang tidak bekerja di masyarakat atau pekerja kelas menengah yang tidak punya rumah tapi terpaksa ikut Tapera, tentunya harus mencari solusi lain .— -Membaca: Fadli Zon Kritik BP Tapera: Saat orang sedang melawan pandemi, mereka ingin gajinya turun. Kelas membutuhkan perhatian, termasuk pemerintah, agar mereka bisa segera menjadi pemilik rumah, karena meski harus berpartisipasi, Mereka juga tidak bisa menggunakan fasilitas Tapera. Mereka harus memanfaatkan fasilitas lain karena sudah menjadi peserta Tapera “, jelas Marine dalam keterangannya, Selasa (16/6/2020). Harganya terjangkau karena menurut Rumah. Data com, indeks pasar real estate Indonesia triwulan I 2020 menunjukkan sentimen positif di sisi penawaran kelas menengah dan menengah ke bawah, ‚ÄĚtambah Marine.Ada kelas menengah yang aktif di kawasan Jabodetabek yang bisa menyasar perumahan di kota-kota besar di Jawa Barat. -Baca: Kapan gaji pekerja Tapera turun 2.5%?

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *