LPMUKP membagikan Rp. Pinjaman 3 Miliar memperkuat modal nelayan Bali

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Sekolah Pengelolaan Modal Komersial Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) terus berupaya untuk memudahkan nelayan dalam memperoleh pinjaman modal komersialnya. Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu (12 Agustus 2020), akan memberikan pinjaman untuk memperkuat permodalan nelayan dan usaha mikro, kecil, dan menengah di bidang kelautan dan perikanan di Provinsi Bali. Penguatan modal nelayan penting dilakukan, apalagi Indonesia saat ini sedang mengalami pandemi COVID-19.

Pinjaman ini ditransfer secara simbolis oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada acara penutupan Bulan Kualitas Karantina 2020. DPR berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu 12 juta UMKM

Menteri Edhy secara khusus mengeluarkan instruksi dan meminta agar mereka dapat melaksanakannya dengan cepat dan tepat. Pada tahun 2020, total UMKM di Bali mencapai Rp 11 miliar. — Syarif juga berharap pinjaman ini dapat mendorong peningkatan kinerja bisnis yang merupakan bagian penting dari pemenuhan kebutuhan pangan Indonesia. Syarif menambahkan. Penanggung jawab LPMUKP menjelaskan. “Syarif juga mencontohkan, dalam proses pemberian pinjaman, Pendam ping LPMUKP telah bekerja sama dengan kantor BKIPM di daerah yang mencakup seluruh Indonesia.

Melalui kerja sama tersebut dapat diidentifikasi calon peserta komersial di bidang perikanan, dan LPMUKP dapat memperkuat permodalannya. .Karantina Ikan dan Pengawasan Mutu dan Pengamanan Hasil Perairan (BKIPM) hasil Perikanan yang dirilis. Data ini merupakan bagian dari evaluasi pinjaman yang diberikan oleh calon debitur. Saya berharap dengan bekerjasama dengan BKIPM, fasilitator dapat lebih proaktif mengidentifikasi usaha kecil dan menengah yang potensial. Syarif menyimpulkan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *