Menganalisis rencana restrukturisasi dana klien Jiwasraya melalui Nusantara Life

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo memberikan analisis terhadap rencana pemerintah, dalam hal ini Perusahaan Asuransi Jiwa Nusantara dibentuk untuk Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Nasabah yang memiliki polis asuransi PT Asuransi Jiwasraya dan telah terlambat dua tahun sejak melakukan klaim. -Irvan Rahardjo meyakini bahwa dibandingkan opsi lain yang disebutkan sebelumnya, opsi membentuk Nusantara Life memang merupakan opsi yang paling jelas.

Baca: Kebijakan nasabah Jiwasraya akan dinegosiasikan ulang

“C adalah opsi yang paling jelas saat ini. Alvin mengatakan:” Dalam berbagai pilihan Jiwasraya atau program bantuan lainnya, seperti menjual Jiwasraya Anak perusahaan Vasraya Putra dan pengembalian aset yang ditemukan oleh Kejaksaan Agung … Tetapi pelanggan memang menginginkan pengembalian dana karena

Oleh karena itu, pelatihan Nusantara Life harus memastikan bahwa dan membayar pelanggan lebih cepat Pendanaan Selain itu, kasus Jiwasraya terjadi sebelum pandemi Covid-19. Pemulihan Jiwasraya bergantung pada National Economic Recovery (PEN) dari Covid-19, sehingga tidak perlu memaketkan biaya. Berapa yang bisa dibayar dan berapa yang bisa dibayar? Karena pelanggan saat ini membutuhkan pembayaran tunai, bukan restrukturisasi. “Kata Irvan.” Untuk meningkatkan efisiensi, Irvan merekomendasikan pemerintah membagi pelanggan Jiwasraya menjadi beberapa kategori.

Nasabah lajang yang membutuhkan pelunasan segera dan masih bisa mencicil.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *