Inilah kunci sukses dalam industri migas yang penuh risiko dan biaya

Reporter Tribunnews.com melaporkan, Reynas Abdila

Jakarta, bisnis TRIBUNNEWS.COM. — Banyaknya proyek strategis yang dilakukan PGN fokus pada aspek teknis dan bisnis, proyek-proyek tersebut berhasil mendorong efisiensi dana perseroan hingga triliunan rupiah. Merek tersebut baru-baru ini dimiliki oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Surabaya Surabaya (FT ITS).

Baca: Arcandra Tahar Resmi Menjadi Komisaris PGN

Arcandra yang juga Ketua Umum PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengatakan, setiap proyek migas biasanya menitikberatkan pada dua aspek utama, yakni teknologi dan bisnis. Melalui pembangunan dan pengembangan proyek Insya Allah ini akan menghasilkan yang terbaik dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Proyek pipeline PGN Riau dapat menghemat Rp 2,1 triliun, dan penghematan dari beberapa proyek lainnya juga sangat penting. Industri migas konon membutuhkan dukungan dari orang-orang yang kuat, cakap, dan dapat dipercaya. Ia mengatakan: “Tenaga profesional yang berprestasi harus berani membuat rencana perubahan, dan berani mengeksekusi hingga berhasil.” Bacaan: PGN telah menandatangani kesepakatan kerjasama penyediaan LNG dan pembangunan infrastruktur. Dalam dunia yang sangat terintegrasi, promosi merek banyak digunakan untuk membuat orang dan perusahaan sukses. Perusahaan dan berbagai produk yang dihasilkan oleh orang atau perusahaan tersebut.

Tapi merek bukanlah tujuan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *