Pajak cukai dinilai merugikan pemerintah dan produsen tembakau

Rencana Pelaksanaan Penyederhanaan Pajak Konsumsi TRIBUNNEWS.COM-2021 Jakarta dinilai telah merugikan seluruh pemerintahan dan seluruh lapisan masyarakat. Rokok di masyarakat justru akan meningkat. — Pada saat yang sama, diharapkan perusahaan rokok kecil dan menengah akan tutup.

Jutaan produsen tembakau dan pekerja industri tembakau akan kehilangan pekerjaan.

Cara terbaik adalah pemerintah terus menjaga prosedur terkait. Menerapkan pajak konsumsi yang menjadi target.

Hal ini disampaikan oleh pengurus Asosiasi Produsen Tembakau Indonesia (APTI) Sahmihudin dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya Malang, Chadra Fajri Ananda (Chadra Fajri Ananda) ) Profesor pada konferensi pers lainnya pada hari Senin, 8 Maret 2020.

“Kalau disederhanakan pajak konsumsi bisa mematikan industri rokok nasional, dan kalau pakai cara lama, seperti rokok, masih demikian. Hormat saya, pemerintah tidak perlu menyederhanakan atau menyederhanakan ruang lingkup pajak konsumsi, dari 10 menjadi 3 tingkatan . Terus gunakan metode yang berjalan dengan baik, “Chandra Fajri Anda menjelaskan.

Baca: Rokok Resmi Dinaikkan. Mulai 1 Januari 2020, Ini Harga Rokok di Pasar Kecil dan Toko Grosir.

Sahmihuddin menjelaskan, menurut analisisnya, rencana penyederhanaan pajak konsumsi hanya akan membuat Perusahaan rokok besar asing diuntungkan. -Namun, hal ini tidak kondusif bagi produsen rokok lain, terutama perusahaan rokok kecil dan menengah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *