Vice President Maluf: Pengetahuan keuangan syariah Indonesia masih sangat rendah

Wartawan Jakarta Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Presiden (Vapres) Maruf Amin mengatakan bahwa sebagai negara Muslim paling banyak di dunia, tingkat literasi keuangan negara-negara Islam Laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 hanya mencapai 8,93%. Sementara itu, indeks keuangan syariah nasional saat ini masing-masing adalah 9 dan 1%, yang menunjukkan bahwa pemerintah harus bekerja lebih keras.

Ekonomi dan hukum Syariah Pembiayaannya dalam negeri. Dia mengatakan dalam webinar pada Selasa (25 Agustus 2020): “Karena indeks rendah, ini memberi kami kesempatan untuk memperluas layanan keuangan syariah.” Orang Indonesia, terutama mereka yang belum berurusan dengan lembaga keuangan formal sama sekali orang-orang.

Baca: Maruf Amin Mengimbau LinkAja Dukung Inovasi Layanan Ekonomi Syariah Berbasis Digital

– “Ini salah satu bentuk ekonomi dan keuangan syariah yang menjadi komitmen pemerintah untuk berkembang, kemudian mempublikasikan informasi tentang Islam Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2020 dari Komite Ekonomi dan Keuangan Nasional Hukum Republik Rakyat China secara khusus bertanggung jawab dalam percepatan pembangunan ekonomi dan perkembangan keuangan syariah. Rufu mengatakan tugas dan fungsi warga negara semakin meluas, tidak hanya fokus pada peningkatan aset keuangan syariah, tetapi juga Mendorong sektor fisik Kemudian untuk mempercepat pertumbuhan aset keuangan syariah Indonesia perlu dilakukan penguatan bisnis syariah dengan memperkuat syariah, tutupnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *