Infrastruktur terus digenjot dan BUMN siap memanfaatkan peluang proyek di banyak negara

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT PP (Persero) Tbk (PTPP) juga melebarkan sayap ke Asia. -Berdasarkan pengalamannya dalam proyek asing di Timor Tengah pada tahun 2010, PTPP optimis dengan pekerjaan restorasi di masa depan. Proyek asing.

Mengenai negara yang mengembangkan bisnis luar negeri yaitu Malaysia, Brunei dan Filipina.

“Perseroan memiliki pengalaman kerja yang luas dalam proyek-proyek di luar negeri, dan perusahaan optimis dengan perkembangan departemen di luar negeri. Presiden PTPP Novel Arsyad mengatakan, Jumat (14/8/2020), Sasaran perseroan adalah mendapatkan beberapa kontrak baru di Asia Tenggara.

Baca: UE Luncurkan Tiga Proyek Baru Kerja Sama Pembangunan dengan ASEAN

Di Timor Tengah, PTPP Partisipasi di Mekkah Abdullah, Arab Saudi Proyek KAUST dari King’s University of Science and Technology. — Dalam proyek ini, PTPP mengerjakan bangunan tempat tinggal, gedung sipil, kampus universitas, dan dermaga. Proyek senilai $ 3 juta bekerja dengan kontraktor lokal, Saudi Bindin Group ( Saudi Binladin Group).

Proyek selanjutnya adalah proyek Istana Amir Naif (Putra Mahkota Menteri Pertahanan) di Jeddah, nilai proyek 62 juta dolar AS.

PTPP juga sedang membangun Proyek Istana Lih Awai (Wakil Menteri Dalam Negeri), yang juga berlokasi di Jeddah, memiliki nilai proyek sebesar US $ 44 juta .: Proyek rel kecepatan tinggi Jakarta-Bandung menyebabkan penangguhan air di jalan tol Purbaleunyi KCIC

Selain kelebihannya, PTPP juga turut serta dalam pembangunan Proyek Donasi Universitas Raja Saud (KSUE) di Riyadh. Lingkup pekerjaannya meliputi: pusat konferensi (shopping center), gedung kesehatan, gedung perkantoran, hotel bintang lima, hotel bintang tujuh. Dan residensial suites Di Timor Tengah, PTPP juga telah mendapatkan kepercayaan dari negara tetangga dan dapat melaksanakan banyak proyek di Timor Leste.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *