Harga emas terus turun dari rekor tertinggi dalam sejarah

Laporan reporter SS. Kurniawan, Jakarta-TRIBUNNEWS.COM-Pada Senin kemarin, harga emas turun tipis (10/8) dan mencapai rekor tertinggi. Memang, sementara investor waspada terhadap sengketa Sino-AS, dolar Sam memiliki keuntungan lain. -Misalnya Bloomberg, harga spot emas turun 0,29% menjadi US $ 2.029,74 per ounce dan tiga menjadi 23,34 WIB. Di saat yang sama, harga emas berjangka AS justru naik 0,56% menjadi US $ 2.039,40 per ounce.

Jumat pekan lalu, harga emas sempat mencapai rekor tertinggi US $ 2.072,50 (7/8) per ounce, namun kemudian turun sekitar 1% atau bahkan 2,5% di bawah tekanan kenaikan dolar AS. .

“Dalam jangka pendek hingga menengah, kami pikir harga emas mungkin melonjak. Karena rebound dolar, kami akan melihat sedikit penurunan dalam beberapa hari ke depan.” Analis pasar di CMC Markets, Inggris.

Baca: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 1.056.000 Per Gram pada Selasa 11 Agustus 2020. Detailnya sebagai berikut: “Meski investor ambil untung, harga emas bisa terus turun hingga 2000 Dolar atau lebih rendah, emas dan perak belum kehilangan kilau mereka, “katanya kepada Reuters.

Ketika eskalasi antara Washington dan Beijing mencapai puncaknya seminggu yang lalu, dolar AS terkadang menjadi tempat berlindung yang disukai orang-orang.

Baca: Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.000, – Rp 1.056.000, – per gram – Selain itu, investor juga mulai fokus pada pembicaraan perdagangan antara Washington dan China di tengah hubungan yang bergejolak pada 15 Agustus. Dalam stimulus fiskal AS.

Sebelumnya, China mengumumkan akan menjatuhkan sanksi kepada Amerika Serikat. Setelah Washington menjatuhkan sanksi kepada pejabat Hong Kong dan China pekan lalu (7/8).

Baca juga: Hari ini, Senin, 10 Agustus 2020, harga emas 24 karat di Antam anjlok hingga Rp1.000 per gram Рbelum pernah terjadi sebelumnya di dunia akibat pandemi baru virus corona. Rencana stimulus mendukung daya tarik emas sebagai alat safe-haven melawan inflasi dan devaluasi mata uang, yang telah mendorongnya hingga 34% sepanjang tahun ini. Kepala analis ActivTrades Carlo Alberto De Casa mengatakan dalam sebuah laporan yang dikutip oleh Reuters: “Selama harga emas tetap di atas $ 2.000, keinginan untuk emas masih berada di puncaknya. Momentum bullish dapat berlanjut.

Artikel ini telah diterbitkan. Dalam uang tunai berjudul “Continue to Fall”, harga emas turun dari rekor

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *