Dipengaruhi oleh Covid-19, setengah dari penerima manfaat keuangan ultra mikro menerima pinjaman 2,5 juta rupiah

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan menyebut penerima manfaat program UMi Ultra Microfinance (UMi) adalah masyarakat kecil. Ketua dan Direktur PIP Ririn Kadariyah menyatakan bahwa mereka selalu menjadi pilar utama perekonomian Indonesia. Ia mengatakan dalam conference call yang digelar di Jakarta, Rabu (6 Juni 2020): “Harus diakui pandemi Covid-19 berdampak langsung pada mereka.”

Lilin mencontohkan separuh atau 54 penerima kredit UMi 2% diantaranya sudah menarik pinjaman senilai 5 juta rupiah.

“Jadi, mayoritas atau 89% pinjaman berjangka waktu 7 bulan hingga satu tahun. Ririn melanjutkan, di antara peserta usaha mikro yang paling banyak mendapat untung dari UMi, 93% adalah perempuan, usia 40 Perempuan di atas 58% -Baca: Airlangga Menteri Koordinator: Gubernur BI, Rupiah Terlalu Kuat – Sejak program pendanaan UMi diluncurkan pada pertengahan 2017 hingga 27 Mei 2020, PIP telah melewati 3 lembaga keuangan non bank ( LKBB) dan 44 perusahaan menyalurkan pinjaman koperasi atau link UMi senilai Rp 6,55 miliar kepada 2 juta peserta usaha mikro di seluruh provinsi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *