Menteri Koperasi mengatakan, karena keterbatasan aset, banyak usaha kecil dan menengah yang membutuhkan sistem pembiayaan modern

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa Reynas Abdila-TRIBUNNEWS.COM, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jakarta Teten Masduki mengatakan, saat ini banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang membutuhkan rencana pembiayaan modern untuk rencana. -Menurut Teten, rencana pembiayaan modern dapat menjadi pilihan bagi UMKM, karena beberapa di antaranya dibatasi oleh aset penjamin. Ia mengatakan kepada wartawan, Selasa (9/2/2021), karena rata-rata UMKM tidak memiliki kredit yang cukup, ia mengatakan batas atas pembentukan kredit komersial usaha mikro (KUR) masih Rp 50 juta.

Mantan Ketua Umum Bintang itu menjelaskan pentingnya penguatan efektivitas penjaminan BUMN Jamkrindo dan Kredit Askrindo.

Dengan cara ini pembiayaan usaha kecil dan usaha kecil dapat terlindungi, bank lebih bersedia untuk melakukannya. Teten mengumumkan lagi. — Lihat juga: Login ke eform.bri.co.id/bpum Begini cara pembayaran BRI ke BLT UMKM. Masa berlakunya diperpanjang sampai 18 Februari 2021. Bank juga harus mengikuti undang-undang Ciptakerja. sistem kredit terjamin berupa SPK (surat perintah kerja) bagi UMKM yang membutuhkan modal kerja. -Baru-baru ini, BIS (Pegadaian dan PNM), perusahaan induk BUMN ultra mikro bentukan tiga BUMN, juga dinilai mampu menyediakan saluran pembiayaan bagi usaha mikro dengan suku bunga sangat rendah.

Kementerian Koperasi mencontohkan saat ini pangsa kredit perbankan UMKM hanya 20%, sedangkan 99% pelaku usaha Indonesia adalah UMKM.

Dibandingkan dengan negara Asia Singapura, Indonesia bahkan termasuk negara yang paling rendah. (39%), Malaysia (51%), Thailand (50%), Jepang (66%), Korea Selatan (81%).

Meskipun tingkat penyerapan tenaga kerja telah mencapai 97%, namun tingkat kontribusi terhadap PDB juga telah mencapai 60%.

Karena sulitnya UMKM berangkat kerja untuk mengembangkan kemampuan usaha dan daya saing.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *