Pada tanggal 1 Juli 2020 (Rabu), rupee turun menjadi Rp 14.288 karena kekhawatiran tentang gelombang kedua Covid-19

TRIBUNNEWS.COM – Nilai tukar rupee terhadap dolar AS di pasar spot dibuka pada Rabu (7/1/2020) dan turun menjadi Rp 14.288 terhadap dolar AS.

Menurut data Bloomberg, dibandingkan dengan harga penutupan Selasa (30 Juni 2020), dolar AS turun 14,9 Rp, atau turun 0,19% .

Menurut Kontan.co.id, Kekhawatiran tentang gelombang kedua pandemi telah melemahkan rupee.

Alwi Assegaf, seorang analis di Global Kapital Investama, mengatakan peningkatan jumlah pasien positif-korona telah membuat khawatir para pelaku pasar. Selain itu, meskipun gelombang pertama belum berakhir, mungkin ada gelombang kedua. , Selasa (30 Juni 2020).

Kemudian potensi blokade sekali lagi mengancam akan mempercepat pemulihan ekonomi dan akhirnya menekan nilai tukar Eagle.

Sekarang, pelaku pasar kembali dari aset berisiko dan mengumpulkan dolar sebagai aset safe-haven.

David Sumual, kepala ekonom di Seme Bank Central Asia (disingkat: BCA), mengatakan rupee masih lemah karena masalah geopolitik dan gelombang kedua kecemasan.

Kutipan Kontan.co.id, di Asia, depresiasi rupee, devaluasi baht Thailand terhadap dolar AS 0,10%.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *