Sektor penerbangan membutuhkan stimulus ekonomi untuk mendukung pemulihan pariwisata

Reporter Tribunnews.com, laporan Hari Darmawan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Direktur Transportasi Udara (Kimmenhub) Direktur Transportasi Udara Novie Riyanto mengatakan bahwa industri penerbangan perlu mengambil langkah-langkah stimulus ekonomi untuk merevitalisasi industri pariwisata India. Indonesia .

Dia mengatakan bahwa karena popularitas Covid-19, langkah-langkah stimulus dapat berupa penurunan harga tiket pesawat dan biaya parkir untuk pesawat yang tidak beroperasi.

Perubahan sementara Covid-19 terhadap sistem margin pembelian avtur dalam sistem kuota tes cepat untuk penumpang dan penumpang pesawat udara potensial juga dapat membantu operasi maskapai penerbangan untuk mendukung pemulihan industri pariwisata. Memberikan kemudahan bagi maskapai untuk melakukan kegiatan operasional.

Membaca: Asosiasi Promosi Pariwisata Bandung, Bandara Hussein diundang untuk membuka kembali penerbangan J dan rute domestik

“Mudah untuk menyediakan sistem kargo dan menggunakan pesawat penumpang,” kata Novi.

Baca: Koran Elang Indonesia yang disetujui oleh pemerintah Kolombia untuk kembali ke Indonesia-Untuk pesawat penumpang kit Novi, volume penumpang sebelumnya meningkat menjadi 70% dan dibatasi hingga 50% dari total kapasitas. — “Selain itu, Kementerian Perhubungan juga memberikan lisensi layanan sementara untuk personel perbaikan dan pemeliharaan. Kemudian, penerimaan publik bukan pajak (PNBP) dilonggarkan, Pasal 21 Pph, Pph 23 kendur dan 25” Pph kendur menunjukkan Novie .

Gunakan program kesehatan selama pandemi Covid-19.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *