Pada hari Jumat, 20 Maret 2020, nilai tukar rupiah diperbarui: dolar AS terdepresiasi terhadap rupee menjadi Rs 15.960

TRIBUNNEW.COM – Nilai tukar rupee terhadap dolar AS di pasar spot melemah, atau Rp. 15.960 untuk Dolar (AS) hingga Jumat (20/3/2020) siang. Menurut Bloomberg News, nilai tukar rupee turun dari posisi hari sebelumnya menjadi 15.913 rupee terhadap dolar AS.

Pada saat yang sama, tolok ukur nilai tukar dolar AS antar bank Jakarta (Jisdor) rupee, yang telah terdepresiasi menjadi Rp 16.273.

Nilai tukar Jisdor turun 9 84% dalam satu minggu. Akhirnya, menurut Kontan.co.id dari Kompas.com, peneliti di Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi bahwa kelemahan ini dapat berlanjut.

Peluang memperkuat rupee terhadap dolar AS masih sangat rendah.

— Ini dapat dilihat dari rasio cadangan devisa yang relatif rendah terhadap produk domestik bruto (PDB).

Baca: Berita: Anies Baswedan menyerukan untuk mengakhiri 14 hari kerja- “Menurut data CEIC, rasio cadangan devisa terhadap PDB Indonesia pada 2019 adalah 10,9%, dan tren ini terus menurun.”

“Meskipun rasio PDB Cardiff / Malaysia adalah 27,2%, Thailand adalah 39,4% dan Filipina adalah 21,7%,” kata Bhima Yudhistira. Oleh karena itu, Indonesia memiliki potensi rebound terendah dibandingkan dengan negara / wilayah lain di Asia Tenggara.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *