Grab menyiapkan 260 miliar rupiah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi pengemudi

Reporter Tribunnews.com, laporan Darmawan Day-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Perusahaan transportasi online Grab sedang mempersiapkan hingga Rs 260 crore untuk mitra penggeraknya selama epidemi Covid-19.

Tirza R. Munusamy, Deputi Direktur Urusan Publik, mengatakan pada audiensi (RDP) yang diadakan dengan Komite Keenam Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada hari Rabu, 5 Juni 2020, di Grab. Beban pada mitra di masa depan. The Covid-19 epidemi dan pembatasan sosial skala besar (PSBB).

“Kami telah meluncurkan rencana baru untuk Indonesia sebesar 260 miliar rupee, yang merupakan suntikan dana perusahaan. Meskipun pendapatan perusahaan telah menurun, kami pikir penting untuk mengurangi beban perusahaan. Mitra, “lanjutnya. Pengemudi yang terkena dampak langsung oleh korona karena penurunan permintaan selama PSBB.

Baca: Video virus ABK Indonesia berfungsi di atas kapal nelayan Cina, melemparkan tubuhnya ke laut untuk membunuh

kemudian memberikan lambung pengemudi dengan mitra untuk melindungi dan menjaga kesehatan. Dukungan juga akan diberikan melalui kerja sama dengan program pemerintah.

Baca: Lion Air Group akan lepas landas mulai 10 Mei 2020

“Kami prihatin dengan pengemudi mitra, karena jika mereka tidak bekerja suatu hari, penghasilan harian mereka, mereka tidak memiliki manajer Karena itu, kami berusaha melindungi mata pencaharian mitra kami, “katanya.

Tirza juga mengatakan bahwa selama epidemi virus, terutama pada bulan April, Grab terus menarik komisinya, tetapi PPH telah ditangguhkan. Perusahaan bertanggung jawab atas 100% dari kewajiban ini. “Untuk April, kami juga menunda pembebasan pajak penghasilan. Grab juga akan mendukung pajak mengemudi pada April 2020, yang dapat mengurangi beban kami,” kata Tirza.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *