Rekomendasi ICAO bagi maskapai untuk menutup toilet pesawat selama penerbangan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) mengeluarkan rekomendasi kepada industri penerbangan global sebagai panduan operasional, sementara pandemi Covid-19 berlanjut.

Setelah negara-negara mulai melonggarkan kebijakan blokade atau menerapkan aturan normal baru atau normal, pedoman ini telah dikeluarkan untuk melindungi penumpang dan pekerja di industri penerbangan.

— Seperti yang kita semua tahu, banyak negara telah mulai mencabut larangan perjalanan udara.

Baca: Anies memperpanjang periode PSBB tanpa batas waktu, dan melakukan beberapa kegiatan longgar.-Baca: Jakarta PSBB diperluas selama periode transisi, Anies: menambahkan peta kasus pada lereng corona

Maskapai ini sekali lagi diizinkan untuk menyiarkan di bawah berbagai peraturan, seperti membatasi jumlah penumpang.

Selain membatasi jumlah penumpang, ICAO juga percaya bahwa perlu mengambil tindakan-tindakan lain yang harus diambil industri penerbangan untuk meminimalkan penyebaran potensi bahaya terhadap Covid-19.

BBC mengutip bahwa pada hari Kamis (6/4/2020), salah satu rekomendasi ICAO adalah untuk melarang pesawat memasuki atau menutup toilet.

Jika memungkinkan, maskapai penerbangan dapat menyediakan penumpang dengan toilet khusus, yang penggunaannya tergantung pada jumlah kursi yang ditempati.

Tidak hanya itu, layanan lain yang dianggap perlu ditangguhkan sementara termasuk layanan katering. Diberikan sebelumnya oleh ICAO.

Penumpang juga harus bepergian dengan barang sesedikit mungkin. Bahkan, penumpang disarankan untuk hanya membawa tas kecil atau koper untuk meletakkannya di bawah jok.

Untuk maskapai penerbangan, armada dan kru harus secara teratur dikendalikan dan didesinfeksi.

ICAO mewajibkan semua negara untuk mematuhi instruksi ini. Bahkan jika Covid-19 masih belum jelas, industri penerbangan dapat dengan aman melanjutkan operasi.

Judul artikel ini di Kompas.com adalah “Normal Baru, Permintaan Maskapai untuk Menutup Toilet Pesawat Saat Penerbangan”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *