Komite Kesebelas: Penunjukan 15 bank sebagai cadangan likuiditas, yang jelas-jelas melanggar hukum

Reporter Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, Ketua Komite Kamar Dagang Jakarta Eleventh Heli Gunawan mempertanyakan komitmen dan tanggung jawab Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam memelihara sistem keuangan perbankan di Covid -19 dalam pandemi. — Ini dikeluarkan oleh Heri setelah dikeluarkannya peraturan pemerintah No. 23 tahun 2020, yang berasal dari peraturan Perppu No. 1 tahun 2020.

“PP melanggar hukum dan menempatkan Bank Nasional sebagai pengganti peran KSSK,” kata Hary kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13 Mei 2020). Dia menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19, 15 bank nasional terbesar dengan aset ditetapkan sebagai penyangga likuiditas untuk memenuhi permintaan bank, yang seharusnya menjadi tanggung jawab KSSK.

Baca: Foto-foto kendaraan yang meninggalkan Jakarta akan berkinerja baik 21 Mei 2020, diadakan di D-3 Lebaran, “Penunjukan 15 bank dapat mengurangi kepercayaan publik dan mengurangi nilai aksi bank utama ini “Ini adalah perusahaan publik yang menimbulkan bahaya moral,” kata politisi Gerindra.

Baca: Pandemi masih korona, pengusaha siap untuk mempekerjakan kembali karyawan di bawah 40 tahun — “KSSK sebagai krisis Penyelenggara pencegahan dan manajemen, sistem keuangan harus dapat lebih memenuhi tanggung jawab yang ditugaskan, “lanjut Heri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *