Pasar saham penuh dengan insentif dan IHSG memiliki kesempatan untuk menguat minggu depan

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pasar saham domestik telah memainkan peran positif dalam bidang perpajakan. Hans Kwee, direktur PT Anugerah Mega Investama, mengatakan peraturan saat ini adalah bahwa tarif pajak perusahaan adalah 25%.

Tarif pajak perusahaan dari seluruh perusahaan akan berkurang menjadi 22% pada tahun 2020 dan 2021.

Baca: Pada Hari Siaga Bencana, orang-orang diminta untuk bergabung dan memutus rantai tautan COVID-19

Baca: Menu cepat dan mudah dihancurkan, silakan merujuk ke resep dan cara membuatnya-Baca: dengan Puput Nastiti Devi Mari kita lihat suasana indah dari rumah BTP Ahok.Ini adalah keputusan modern yang benar-benar putih – maka, pada tahun 2022, tarif pajak perusahaan akan dikurangi hingga 20%. Insentif pajak merujuk pada insentif pajak terkait dengan stabilitas kebijakan fiskal dan sistem keuangan nasional pada 1 Januari 2020 untuk mengelola penyakit virus koroner (Covid-19). -Pada saat yang sama, harga minyak naik dan rencana untuk membuka ekonomi AS secara bertahap menjadi emosi. “Namun, reksa dana Uni Eropa yang mengecewakan hanya 500 miliar euro, dan gagal dalam uji klinis obat ke-19 dari perusahaan ilmiah Gilead Covid, yang menyebabkan sentimen negatif di pasar,” katanya di Jakarta, Minggu. (04/26/2020).

Hans percaya bahwa pasar saham nasional akan terus mencerna harga minyak dan pengembangan pandemi Covid-19 minggu depan

Indeks harga saham komprehensif (CSPI) dapat berkonsolidasi di bawah dukungan 4.317 poin Dengan 4,441, perlawanan berkisar antara 4,669 hingga 4,975.

Hans menyimpulkan: “Beli ketika ada koreksi di pasar. “

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *