Mengenai keputusan MA, Sri Mulyani: Harus memahami dampaknya pada BPJS

Laporan dari reporter Tribunnews.com Taufik Ismail-TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani (Sri Mulyani) mengatakan bahwa keputusan Mahkamah Agung untuk mencabut kenaikan biaya BPJS harus dipertimbangkan dari dampaknya terhadap BPJS itu sendiri. Mahfud MD: Pemerintah tidak bisa menentang putusan pengadilan- “Ya, keputusan ini memang harus berdampak pada BPJS, kan? Jika terpengaruh secara finansial, kita akan melihat bagaimana BPJS Kesehatan akan berkelanjutan,” kata Sri Mulyani. Senin (3/9/2020) di Kantor Presiden Jakarta. Menurut Sri Mulyani, situasi keuangan BPJS terus menderita. Bahkan setelah pemerintah menyuntikkan 15 triliun rupee, lembaga atau lembaga asuransi kesehatan nasional masih kehilangan 13 triliun rupee.

“Sekarang, ini adalah kenyataan yang perlu kita pelajari. Kita akan mempelajarinya di masa depan,” katanya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menerima dan menyetujui Peraturan Presiden No. 75 tahun 2019 tentang asuransi kesehatan.

Komunitas Pasien Dialisis (KPCDI) telah mengajukan persyaratan untuk pengujian materi.

Mereka menentang kenaikan harga. Kemudian mereka menuntut Mahkamah Agung dan menuntut agar kenaikan biaya dibatalkan. Juru bicara Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro (Andi Samsan Nganro) membenarkan keputusan tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *