Hippindo: Menghadapi aturan yang tumpang tindih, banyak investor yang enggan untuk masuk

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengecer modern sedang menunggu untuk lulus UU Hak Cipta Ketenagakerjaan.

Karena “Undang-Undang Hak Cipta Ketenagakerjaan” harus dapat menghapus berbagai peraturan yang dianggap menghambat keselamatan bisnis dan investasi Indonesia. –Reading: Pembukaan Undang-Undang Cipta Karya untuk membuka peluang investasi di sektor pertanian-Budihardjo Iduansjah, Presiden Asosiasi Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) mengatakan bahwa semangat Undang-Undang Cipta Karya adalah untuk mempromosikan bisnis dan investasi. Dalam masa sulit saat ini, peraturan ini sangat penting untuk merangsang ekonomi. Budi mengatakan, Jumat (3/7/2020): “Kami akan mendukung penyelesaian ini sesegera mungkin sehingga dapat diimplementasikan.” Budi mengatakan banyak investor enggan untuk masuk ke Indonesia karena mereka menghadapi berbagai peraturan yang tumpang tindih. Antara pusat dan daerah.

– Budi juga menunjukkan bahwa beberapa ketentuan dalam RUU Cipta Karya mengoreksi peraturan di daerah yang tidak selaras dengan peraturan yang lebih tinggi. Pasal 14 undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja, seperti perdagangan, pengembangan, penataan, dan promosi pasar massal, pusat perbelanjaan, supermarket, dan toko kelontong, akan menjadi satu-satunya otoritas pemerintah pusat. Peraturan tersebut, UU Perdagangan No. 7 tahun 2014, telah diberikan kepada kepala daerah.

Baca: Memasuki bisnis pembiayaan ritel, penerbit telah mengakuisisi perusahaan pinjaman peer-to-peer.

Selain itu, pusat ini juga akan mengeluarkan lisensi komersial. Undang-Undang Hak Cipta Ketenagakerjaan mengubah Pasal 24 Keputusan No. 7 tahun 2014 untuk berlaku bagi setiap pelaku komersial yang terlibat dalam kegiatan komersial. Tindakan komersial ini harus mendapatkan lisensi komersial yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Tugas mengurangi berbagai peraturan menjadi lebih sederhana, “kata Budi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *