Telkom diundang untuk membereskan industri 5.0

Pelaporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir baru-baru ini memberi isyarat kepada Per Teleomun Tbk – Irony dari Menteri BUMN Ini berarti Redboard Company yang gaya bisnisnya dianggap sudah ketinggalan zaman.

Jerry Massie, Direktur Riset Politik dan Kebijakan Publik (P3S), menyarankan agar PT Telkom mulai membersihkan dan mempersiapkan diri untuk usia industri 5,0.

“Telcombe harus mulai mengirim anak-anak di universitas ternama seperti MIT.” Orang yang bekerja di Telkom haruslah orang yang tahu teknologinya. Ini sangat penting, “kata Jerry dalam sebuah artikel publik tentang tantangan industri Telkom. Diskusi tersebut bertutur, Jakarta Pusat, Minggu, 5.0 (23 Februari 2020). Cara kedua yang dilakukan Telkom adalah terus berinovasi.

Baca: L berjanji untuk mendukung percepatan pembangunan di Indonesia. Pembacaan ekosistem digital: Telkomsel dapat memperoleh lebih dari sederet bank BUMN, Erick Thohir membuat rekomendasi berikut- “Telkom harus berinovasi dalam semua aspek. Telkom tidak hanya akan memasuki industri 3.0, industri sekarang akan mencapai 5.0. Oleh karena itu, orang-orang Telkom harus bergerak maju, “tambah Jerry.-Lukman Edy, pendiri Indonesian Advanced Institute, juga mengatakan bahwa nasib Telkom tidak boleh sama dengan TVRI .-” Telkom tidak boleh seperti TVRI, ada banyak Internet, tetapi tidak ada yang menonton. Telkom harus mulai membuat inovasi lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Edy .

Edy juga merekomendasikan Telkom untuk menyelesaikan rekaman semua program. Agar dapat menghadapi Revolusi Industri 5.0, pengembangan Revolusi Industri 4.0 harus diselesaikan dalam waktu dua tahun. Saya berharap untuk mulai fokus pada pengembangan berbagai solusi untuk mengatasi era digital. Masalah sosial.

“Sebagai perusahaan kartu merah atau terbuka, Telkom harus mampu mengatasi masalah masyarakat kita. Karena Industry 5.0 adalah Internet kehidupan, “tambah Edy. -Sebagai penggagas ekonomi jalan baru, Hastoruan mengungkapkan hal terpenting untuk beradaptasi dengan Industri 5.0, perusahaan telekomunikasi harus terlebih dahulu mengakhiri Revolusi Industri 1.0 hingga 4.0. “” Jika seluruh proses Revolusi Industri disahkan dengan benar, akan mudah untuk memasuki Revolusi Industri 5.0, dan itu bisa menjadi kekuatan untuk mengubah Indonesia.

Jika Telkom dapat menemukan celah yang tepat untuk merespon Revolusi Industri 5.0 dengan memberikan banyak solusi bagi masyarakat, maka itu pasti akan menghasilkan pendapatan tanpa meningkatkan anggaran nasional dan dapat mengurangi hutang “negara”.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *