Indef: Larangan kembali ke rumah harus diperketat untuk mundur dari korona

Dilaporkan oleh reporter Tribunnews Fitri Wulandari di Jakarta-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah akan terus mengambil serangkaian langkah untuk mengekang penyebaran virus corona (Covid-19) di negara ini, Salah satunya adalah diberlakukannya undang-undang yang melarang masuk kembali di Liberan.

Ekonom INDEF Deniey A Purwanto menilai perlunya meningkatkan aturan masuk kembali untuk menghentikan penyebaran pandemi korona.

Pernyataan yang dia buat dalam konferensi video, Senin (27/4/2020) siang.

“Teori yang lebih ketat adalah, dalam teori, semakin mereka dapat menahan puncak popularitas Covid-19.”, Kata Denie.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan sistem untuk membatasi interaksi fisik dan sosial (jarak fisik dan sosial), bekerja di rumah atau bekerja dari rumah (WFH) pembatasan sosial (PSBB). — Membaca: Demi kepentingan keluarga, orang ini ingin diisolasi secara mandiri di tengah hutan

Namun, karena pandemi terus ada selama Ramadhan dan akan berlanjut ke Libanon selama proses persiapan, maka dilarang Aturan untuk kembali ke rumah juga akan berlaku. – Meskipun demikian, banyak orang masih bertekad untuk pulang lebih awal selama pandemi. -Oleh karena itu, dia bersikeras memberlakukan sanksi tegas pada mereka yang melanggar aturan ini. -Ini karena, jika orang tidak peduli dengan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, maka pandemi ini akan berlangsung lebih lama.

Ini jelas berbahaya bagi negara, karena mereka harus mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk pandemi yang sedang berlangsung. Danny berkata: “Semakin lama wabah (Indonesia), semakin tinggi harga yang akan dibayar pemerintah.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *