Hari ini, nilai tukar rupee diperkirakan antara 16.000 dan 16.500 Rupiah.

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Karena kekhawatiran pelaku pasar, nilai tukar rupee turun lagi.

Rabu (4 April 2020), nilai tukar rupee di pasar tunai turun 0,31% menjadi 16.250 hari rupee. Dolar Amerika.

Namun, nilai tukar rupiah Indonesia dari Bank Sentral Indonesia naik lebih lanjut sebesar 1,01% menjadi 16.245 rupee per dolar.

Ady Pangestu, seorang analis di HFX Futures, nilai tukar rupee spot belum sepenuhnya hilang karena kelemahan pasar.

Akibatnya, pelaku pasar mentransfer aset yang mereka pegang ke tempat yang aman.

Apresiasi dolar AS juga didukung oleh rencana swap, yang membuat kebijakan Fed berlaku untuk bank sentral global.

Bank sentral bisa mendapatkan dolar tanpa menjual uang tunai. Hal ini dilakukan untuk menjaga likuiditas mata uang yang tersedia di pasar dan menjaga pasar keuangan selama krisis.

“Upaya ini meyakinkan bank dan pelaku pasar bahwa transaksi dolar aman,” kata Adi. Menurut Alwi Assegaf, seorang analis investasi di Gal bal Kapital, potensi apresiasi rupee masih terlihat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *