Letnan Gubernur Jawa Timur: Kerja sama antara pemerintah dan bisnis dapat menyelesaikan epidemi

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Kelompok Penasihat Dayalima dan Kamar Dagang dan Industri Surabaya (Kadin) menyelenggarakan webinar atau webinar untuk menganalisis manajemen pandemi korona “Management After Tomorrow” pada hari Kamis, 16 April 2020 (Kamis). — Pembicara seminar yang dihadiri oleh 80 pengusaha di Surabaya memperkenalkan Emil Dardak, Deputi Gubernur Provinsi Jawa Timur, CEO Floating Sumengkar, konsultan Daya Qarsa, dan Muhammad Ali Expanded, Presiden Kadin, Surabaya. Rp 2,38 triliun.

“Pemerintah Jawa Timur percaya bahwa melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan komunitas bisnis, kita dapat mengatasi situasi ekonomi yang sulit ini. Setelah pandemi, komunitas bisnis dapat segera memperluas skalanya,” kata Emile.

Emil menjelaskan bahwa pemerintah provinsi Jawa Timur telah menerapkan tiga komponen respons dampak pandemi Co-19. Yaitu, jaring pengaman sosial, insentif ekonomi dan kenyamanan.

Baca: Banyak tujuan yang salah, Anies mengakui bahwa data orang yang menerima bantuan sosial tidak sempurna

Jaring pengaman sosial dirancang untuk bertahan hidup bagi masyarakat. Pada saat yang sama, insentif dicapai melalui restrukturisasi kredit dari peserta ekonomi kecil yang terkena dampak pandemi korona, termasuk debitur dari skema kredit dana bergulir Pemerintah Provinsi Jawa Timur. .

Bacaan: Masjid Kota Suci Ramadhan dan Masjid Nabavi tidak mengadakan shalat Talawi. Kemudian, untuk menyelaraskan dengan rencana kesinambungan bisnis untuk menjaga keberlanjutan dunia bisnis, ini termasuk penyemprotan desinfektan di lokasi ekonomi strategis.

Baca: Sheikh Ali Jaber menangis tidak bisa berdoa di Tarawi selama hari Jumat dan Ramadhan

CEO Daya Qarsa konsultan Apung Sumengka menjelaskan tiga dari pemimpin perusahaan Langkah-langkah strategis untuk menghindari kepanikan saat menghadapi situasi saat ini.

Pertama-tama, melalui penyesuaian strategis tim. Kedua, merumuskan rencana kesinambungan bisnis, dan ketiga, membentuk satuan tugas untuk melaksanakan seluruh rencana dengan cepat dan akurat. Floating mengatakan: “Perlu semacam kantor manajemen krisis sehingga perusahaan dapat dengan cepat menyelesaikan pekerjaan melalui langkah-langkah yang masuk akal dan mitra yang sesuai.” Presiden Surabaya Kadin Surabaya mengatakan dalam sebuah pernyataan. Dalam situasi ekonomi yang sulit ini, peserta ekonomi harus memperkuat kolaborasi. Bekerja bersama untuk mengisi celah masing-masing dan menciptakan model dan nilai bisnis yang lebih kuat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *