Kahmi (KAHMI): Mudah merealisasikan bisnis mikro sebagai solusi untuk mengatasi tingginya tingkat pengangguran yang disebabkan oleh Covid-19

Reporter Tribunnews melaporkan bahwa Malvyandie Haryadi

TRIBUNNEWS.COM-Jakarta-Islamic Student Association (KAHMI) Sekretaris Senior Legiun Manimbang Kahariady memuji peningkatan antusiasme usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang termasuk dalam “Cipta Act Labour” UU (RUU). Manimbang mengatakan bahwa ada UU Cipta Karya, yang mengatur masalah alat investasi, sehingga fasilitasi UMKM awalnya tidak solid, tetapi juga sangat kuat dalam hal implementasi. dieksekusi.

“Kami sangat menyambut antusiasme kami, tetapi kami harus melakukan upaya spesifik, komprehensif dan komprehensif untuk memberikan solusi bagi perusahaan kecil dan menengah. RUU ini tidak hanya solid di atas kertas, tetapi juga memiliki arti praktis di lapangan,” Kata Manimbang. , Senin, 29 Juni 2020. -Menimbang bahwa penerapan UU Cipta Karya akan lebih spesifik tanpa alasan.

– Dia juga mengatakan bahwa pengawasan yang mudah terhadap departemen UMKM adalah satu-satunya cara untuk mengatasi tingkat pengangguran yang tinggi. dan penghentian kerja karena kejang pandemi (PHK). 19. Membaca: Menkop (MSenkop) mengundang perusahaan kecil dan menengah (UMKM) untuk bergabung bersama dapur untuk meningkatkan kelas bisnis—— “Sebenarnya, hasrat kami adalah menjadikan usaha kecil dan menengah (UMKM) hal yang paling penting bagi perkembangan ekonomi kita Pilar Karena sejak awal, sebagian besar “masyarakat adalah UKM. Ini adalah inti dari ekonomi massal, jadi kita harus memberikan perhatian penuh, “kata Manimbang. Sejak pandemi melanda Indonesia 19 tahun lalu, perusahaan telah terkena PHK.

Selain itu, 1,3 juta orang telah terkena dampaknya. , Tetapi proses verifikasi masih berlangsung, dan pada saat yang sama, data BPS menunjukkan bahwa pada Februari 2020, ada 137,91 juta pekerja dan 6,88 juta pengangguran di Indonesia

Baca: Mahfud MD dan KAHMI Gambar Silaturahmi Virtual

Mempertimbangkan pandangan optimis bahwa implementasi peraturan dan regulasi yang koheren dari pemerintah dapat menciptakan peluang kerja dan mengurangi pengangguran di negara tersebut, pertama, ada keinginan kuat untuk memberikan status hukum hukum, kedua, tidak hanya tetap dalam teks, tetapi juga perlu Mencari solusi yang cocok untuk usaha kecil dan menengah adalah upaya besar; ketiga, itu tergantung pada semangat perusahaan. Penyelenggara hukum, “kata Manimbang.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *