Inovasi industri harus dimasukkan dalam pemulihan ekonomi selama pandemi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi, peraturan pemerintah (PP) n ° 23/2020 harus disahkan untuk memasukkan inovasi industri ke dalam pemulihan ekonomi.

Seperti yang kita semua tahu, Presiden Jokowi telah menerbitkan PP n ° 23/2020 tentang implementasi Rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam konteks mendukung kebijakan keuangan negara dalam menanggapi pandemi Covid-19. — PP 23/2020 secara resmi ditandatangani oleh Presiden, 9 Mei 2020, dan diundangkan pada 11 Mei 2020.

“PP bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk bertahan di masa-masa sulit dan menghindari pemecatan (PHK),” kata juru bicara kepresidenan. Di bidang hukum, menurut Kompas.com. – Upaya pemerintah ini tidak diragukan lagi akan membawa angin segar bagi para pria.

Inovasi industri

Di bidang konstruksi, terutama dukungan untuk industri konstruksi, dukungan untuk industri baja ringan juga muncul.

Salah satunya berasal dari perusahaan yang terdaftar di ARF I (Indonesian Old Roller Association). Untuk meningkatkan kapasitas perdagangan industri baja ringan, ARFI berharap bahwa pemerintah akan memberikan perhatian khusus pada inovasi industri.

Pemerintah dapat mengubah beberapa peraturan bangunan, terutama “Konstruksi Rumah Sederhana dan Sehat” (RSS), yang dianggap menghambat aplikasi inovatif baja karbon rendah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *