Barang-barang konsumen baru enggan untuk memeriksa rumah yang didambakan

Laporan oleh Reynas Abdila, seorang reporter dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Karena wabah, industri real estat telah jatuh ke dalam kekacauan dan industri real estat telah mulai beradaptasi dengan normal baru. Tim yang beranggotakan 99 orang bertanggung jawab untuk penelitian tentang membeli dan menjual portal dan meneliti narasumber tertentu dari pembeli potensial.

Baca: Berita: Pelita Air membawa seluncuran air bersubsidi 3 ton di Bandara Karubaga

Baca: Menjadi agen metamfetamin dalam satu tahun, seorang pria yang ditangkap di sebuah vila mewah di Tasi Malaya Penghasilan pria sebesar Rs. 46 miliar – “Bahkan jika periode PSBB berakhir, 65% responden dalam survei ini masih enggan menyelidiki langsung rumah target,” kata analis 99 Group, Selasa (9/6/2020) Menurut dia, penyelidikan rumah target ketika mengunjungi situs tidak efisien.

“Konsumen lebih suka menggunakan foto 360 derajat dan layanan realitas virtual,” lanjutnya.

99.co dan rumah123.com juga mengadaptasinya sebagai bagian dari tim analis.

Metode ini telah diadopsi sejak awal pandemi untuk memudahkan konsumen mencari produk.

Telah dibuktikan bahwa fungsi yang disediakan meningkatkan minat konsumen dalam mencari produk.

Aspek lain yang harus dipertimbangkan oleh para promotor dan pemasok komoditas terkait dengan pelonggaran keuangan. Di sisi lain, sebanyak 29% dari peserta survei mengharapkan cash back atau rabat pembiayaan perumahan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *