Rekomendasi kerja shift ASN dan TNI / Polri, PT KAI akan mempelajari proporsi penumpang

Reporter Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Menteri Negara Otorisasi Peralatan dan Reformasi Birokrasi (Tenhjo Kumolo) menyatakan bahwa PT KAI akan melakukan survei pendahuluan mengenai proporsi penumpang kereta api di tempat kerja. Polri dan BUMN. “Selain itu, Sekretaris Jenderal Sestama akan diminta untuk memberikan data tentang jumlah karyawan yang terlibat dalam WFO (pekerjaan kantor) setiap hari,” kata Tjhajo, Kamis (11 Juni, 2020). Jia Qiao mengatakan bahwa berdasarkan hasil survei, mungkin ada berbagai kebijakan. Misalnya, untuk implementasi ASN, BUMN dan dedicated offset. Atau, perbedaan dicadangkan untuk sektor swasta karena ada beberapa karyawan ASN di kereta.

Baca: Erick Thohir menunjuk pejabat BIN ke Komisi Antam

Demikian pula, melaksanakan transisi. Menurut hasil penyelidikan selanjutnya, tim-tim ini dapat diimplementasikan dari Senin hingga Jumat atau hanya pada hari Senin dan Jumat. Dia berkata: “Misalnya, itu juga bisa merupakan kombinasi dari opsi di atas: semua jenis karyawan bekerja secara bergiliran, tetapi hanya pada hari Senin.”

Membaca: Skandal pernikahan aneh ini akhirnya mengungkapkan bahwa pria itu menipu pengantin wanita, Sehingga dia segera menikah.

Menurut Tjahjo, tergantung pada pekerjaannya, divisi shift yang diusulkan berlaku untuk kelompok regional yang memberlakukan PSBB atau status merah. Ukur tingkat penyebaran virus di area kelompok kerja untuk membaginya menurut zona. Ada empat zona, yaitu zona merah, yang merupakan zona transmisi berisiko tinggi, zona oranye, zona risiko sedang, zona risiko rendah kuning, dan zona hijau tidak terpengaruh. Dia menyimpulkan: “Kami merekomendasikan kebijakan ini diterapkan pada area di mana PSBB dan / atau status merah diberlakukan di bawah satuan tugas.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *