Untuk mencegah penyebaran korona, PPATK memperlakukan pekerjaan rumah

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Aplikasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan bekerja dari rumah atau dari rumah (WFH).

Dian Ediana Rae, Wakil Direktur PPATK menjelaskan bahwa sistem pekerjaan rumah mempertimbangkan jenis pekerjaan karyawan, kartu distribusi Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah, karyawan keluarga, riwayat perjalanan luar ruangan dan status kesehatan karyawan. — Baca: Apa yang akan terjadi pada Liga Inggris jika permainan tidak sampai Juli 2020

Baca: Kenali Perjanjian Manajemen Kesehatan Covid-19

“Pertimbangan lain adalah penggunaan transportasi umum dan Secara efisien melaksanakan tugas dan layanan unit organisasi, “katanya. Diucapkan dalam sebuah pernyataan. Kompas.com menerimanya pada Selasa (17/3/2020) .Dia juga mengatakan bahwa pelaksanaan WFH dimulai dari Senin (16/3/2020) hingga Selasa (2020/3/31) dan juga berlaku untuk Penyedia layanan keselamatan, pilot, pramugari, pembantu dan perjanjian secara keseluruhan, dan berlaku secara bergantian. -Bahkan karyawan yang ditugaskan untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga harus terus melakukan pekerjaan mereka. – “Karyawan yang ditugaskan untuk tugas WFH juga harus bekerja sesuai dengan rencana kerja yang disepakati dengan atasan langsung dan melapor kepadanya:” Secara teratur berdasarkan hasil pekerjaan mereka. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, PPATK juga telah menunda atau membatalkan rencana untuk karyawan yang akan dilayani dalam perjalanan bisnis dan didomestikasi. Asing.

Selain itu, saat rapat masih dalam rangka, pihak internal dan eksternal PPATK Pendidikan dan pelatihan juga telah ditunda.

“Organisasi pertemuan dengan pihak lain sangat selektif berdasarkan prioritas dan urgensi. Dia mengatakan:” Itu harus diselesaikan melalui media elektronik yang tersedia menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Pertanyaan ini. “Artikel ini diterbitkan di Kompas.com dengan judul” PPATK melakukan pekerjaan rumah untuk mencegah mahkota menyebar. “

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *