Tanggapan ASDP terhadap akumulasi penumpang di pelabuhan transit Bakauheni

Reporter Tribunnews.com melaporkan pada Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Angkutan River, Lake and Crosswalk (ASDP) Feri Indonesia merespons berita tentang penumpang yang berkumpul di Pelabuhan Bakaeuheni di Lampung (Minggu / 05/17 / 2020) .

Imelda Alini, Sekretaris Jenderal ASDP Indonesia Ferries, mengatakan bahwa pihaknya terus mengikuti protokol Covid-19 sesuai dengan Surat Edaran Kelompok Kerja, hanya Lewati cek sesuai kebutuhan.

Baca: Faisal Basri: Pencetakan menyarankan bahwa uang dapat menyebabkan bahaya moral

Mengenai kepadatan penumpang pada hari Minggu, Imelda mengatakan bahwa tidak ada ratusan penumpang yang terakumulasi pada hari Minggu. Pelabuhan Lampang Bakauheni.

“Ketika para penumpang berkumpul, kami memiliki beberapa opsi untuk menangani situasi di tempat,” kata Imelda saat menghubungi Tribunnews, Senin (18/5/2020). Dia juga mengatakan bahwa ASDP terus mengevaluasi langkah-langkah terbaik untuk memfasilitasi proses transit pelabuhan.

Sejauh ini, menurut Imelda, kegiatan transit pelabuhan telah dipantau dengan cermat, dan tidak ada kemacetan atau kemacetan yang terjadi.

Selanjutnya, Imelda juga menjelaskan bahwa proses verifikasi di pos pemeriksaan area pelabuhan membutuhkan waktu.

Baca: Menteri yang bertanggung jawab untuk koordinasi PMK mengatakan bahwa tidak ada fleksibilitas, hanya PSBB yang dikurangi

“Yang disebut akumulasi dan kepadatan penumpang dapat menjadi proses verifikasi atau otorisasi oleh staf, kata Imelda. – – Imelda melanjutkan dengan mengatakan bahwa ASDP mendesak masyarakat untuk tidak kembali ke rumah mereka, mereka hanya melayani kendaraan logistik dan penumpang dengan kebutuhan khusus yang telah disetujui oleh kelompok kerja khusus.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *