Jelas, inilah sebabnya Kementerian Transportasi menaikkan harga Ojeg online di Jabodetabek

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah secara resmi menaikkan tarif ojek motor online di Jabodetabek atau Distrik 2 mulai 16 Maret 2020. Tarif-Budi Setiadi, direktur transportasi, mengatakan kenaikan tarif tidak hanya permintaan dari pengemudi ojol.

Baca: Vivo V19 resmi dirilis hari ini: Dua varian disediakan, berikut adalah spesifikasi

Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Jakarta dan sekitarnya.

Seperti dilaporkan Kompass, dia mengatakan di Jakarta (10/3/2020): “Pertama-tama, perekonomian Jakarta berkembang sangat cepat.” Alasannya”.

Selain itu, Budi juga mendengarkan keinginan pihak yang berkepentingan, yaitu aplikator, asosiasi pengemudi, dan konsumen. Selain itu, kenaikan harga juga sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) 348/2019, yang mengatur tentang kriteria perhitungan untuk penggunaan biaya layanan sepeda motor untuk kepentingan umum. Aplikasi yang secara teratur mengevaluasi tarif. Dia berkata: “Jika kita mengawasi itu setiap tiga bulan, itu tidak akan lagi diizinkan. Jika itu setahun sekali, kita bisa melakukannya.” Salah satu alasan untuk mempertimbangkan kenaikan harga. -Namun, meskipun pembatalan biaya BPJS masih berlangsung, ada berbagai metode lain yang dianggap sebagai komponen pengemudi ojol.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *