Setelah distribusi BI mencatat perlambatan utang luar negeri swasta

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bank Indonesia (BI) mencatat perlambatan tren ULN.

Onny Widjanarko, kepala departemen komunikasi BI, mengatakan bahwa pertumbuhan sektor swasta pada akhir April 2020 meningkat sebesar 4,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year / year-on-year). Secara resmi digelar di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Baca: Terus meningkat, utang luar negeri semi-transparan Indonesia Rp 5,60 miliar

Baca: Untuk memasuki pasar yang lebih luas, pemerintah ingin mencetak pakar pemasaran mata uang digital – Dikatakan bahwa perkembangan ini disebabkan oleh non-finansial Dengan latar belakang peningkatan hutang eksternal perusahaan yang stabil, pertumbuhan hutang eksternal lembaga keuangan menyusut. – Pada April 2020, utang luar negeri lembaga keuangan dikontrak oleh 4,8% (tahun-ke-tahun), dan 2,4% (tahun-ke-tahun) dari bulan sebelumnya.

Utang eksternal perusahaan non-finansial sedikit meningkat, dari 7,0% pada Maret 2020 (year-on-year) menjadi 7,3% pada April 2020.

“Beberapa sektor memiliki porsi utang luar negeri terbesar, mencapai 77,4% dari utang luar negeri. D Jumlah sektor eksternal swasta adalah sektor jasa keuangan dan asuransi. Listrik, gas alam, uap atau air panas. Onny berkata:” Dingin, udara dingin (LGA ) Departemen, departemen pertambangan dan pertambangan, dan sektor manufaktur.

Mr Onny menambahkan bahwa struktur utang luar negeri Indonesia tetap sehat, berkat penerapan prinsip pencegahannya. pengelolaan. Rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB adalah 36,5% pada akhir April 2020, sedikit meningkat dari bulan sebelumnya 34,6%. -Selain itu, struktur utang luar negeri Indonesia masih didominasi oleh utang luar negeri jangka panjang, yakni 88,9%. Untuk menjaga agar struktur utang luar negeri tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah, dengan dukungan penerapan prinsip pencegahan dalam manajemennya, terus memperkuat koordinasi pemantauan perkembangan utang luar negeri, “pungkasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *