Pandemic Covid-19, pengembang memastikan bahwa proyek real estatnya berlanjut

Reporter Tribunnews, Eko Sutriyanto melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Azurit Nuansa Madina, promotor hukum Islam di Tambun Madina Garden Estate di Bekasi, Jawa Barat, mengatakan ia masih berkomitmen untuk terus mengembangkan proyek real estatnya dan akan Ini didorong ke komunitas. Muhammad Zulkifli ST, general manager PT Azurit Nuansa Madina, mengatakan: “Selama pandemi Covid 19, real estat masih merupakan investasi yang menarik, dan permintaan akan perumahan di komunitas masih sangat tinggi. Jumat lalu (07 / – optimis, Rumah-rumah yang kami bangun akan terus dituntut oleh masyarakat. Bahkan, dalam pandemi ini, kami telah berhasil menyelesaikan beberapa transaksi penjualan melalui berbagai saluran online.

Dia mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memberi Tetap berhubungan dengan komunitas telah membawa tantangan besar, dan peran perusahaan telah menjadi semakin penting dalam mengadaptasi dan memaksimalkan sumber daya yang tersedia baginya

Baca: Adhi Commuter Property sedang mengembangkan 120 hektar Untuk proyek real estat, ia sering mengingatkan karyawannya untuk terus mengembangkan kemampuan mereka.Tujuannya adalah untuk menyediakan buku sehingga mereka dapat mempertahankan keunggulan dalam pengetahuan, dan dapat menggunakan kreativitas dan inovasi untuk menciptakan ide-ide kreatif untuk solusi perusahaan.

Baca: Wilayah Tangerang di selatan selalu menjadi favorit pengembang untuk membangun kelompok profesional

Telah mengimplementasikan perjanjian pencegahan bersama di kantor pemasaran PT Azurit Nuansa Madina juga telah menjalin hubungan dengan mitra strategis, Agar visi dan misi perusahaan dapat tercapai sesuai dengan tujuannya.

Baca: Strategi pemasaran yang efektif untuk bisnis real estat melalui media sosial dan metode pemasaran yang terbukti

Baru-baru ini, perusahaan bersosialisasi dengan mendistribusikan makanan pokok Peristiwa tersebut, yang disaksikan oleh Deni Mulyadi di Uttar Pradesh utara pada Mei. Itu akan menjadi acara harian hingga 16 Juni 2020 hingga akhir periode pandemi. Terutama mereka yang terkena dampak COVID-19 “, dia Mengatakan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *