Departemen Koperasi Alkes Production Koperasi bertemu dengan usaha kecil dan menengah

Report oleh Tribunnews.com reporter Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengumumkan komitmen kepada semua pihak untuk memastikan ketersediaan bahan baku, standardisasi produk, dan “akses ke produk peralatan medis dapat memenuhi Kebutuhan staf medis. Dalam perang melawan Covid-19.

Salah satunya adalah kerja sama dengan PT Daruma Adira Pratama dalam pengendalian kualitas dan memasuki pasar peralatan medis PPE melalui program Karya Nusantara.

“Ya Beberapa standar produk UMKM dan rencana Daruma untuk melakukan standarisasi Karya Nusantara termasuk PT Semesta Raya Bertasbih, Prime Suit, La Suntu Tastio, PT Sinar Utama Madura, Tewe Tewe Art, KCB Orchid dan Batu Beling “, Teten menjelaskan (Kamis ( 04/16/2020))

Teten menyatakan bahwa UMKM akan berkumpul dengan beberapa pembeli potensial, seperti BUMN Holdings di industri farmasi, lembaga kemanusiaan, Kementerian Kesehatan dan BNPB.

Baca: Ika Dewi Kisah Maharani adalah satu-satunya sukarelawan perempuan yang menjadi supir ambulans di rumah sakit Covid-19. Saat ini, Karya Nusantara berencana untuk menerima pesanan untuk 15.000 masker non-medis yang diproduksi oleh UMKM dan mulai memberikan perawatan. Baca: Wishnutama mengoreksi pernyataan Luhu untuk menarik wisatawan dari China, Korea Selatan dan Jepang-koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah juga menghubungi PT. Selama epidemi berlanjut, Kimia Farma Tbk akan menyediakan 500.000 masker non-medis per bulan. – –Baca: Pelajari tentang teknologi kamera ultra-definisi tinggi Leica canggih di Huawei P40 Pro yang dirilis hari ini -Untuk mendukung pekerjaan ini, Kementerian Kesehatan akan menyederhanakan proses mendapatkan lisensi pasar untuk perangkat medis dan perangkat non-medis.- Masker non-medis Sertifikat produk medis.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *